Terbongkar Kasus Tambang Batu Bara Ilegal di Bukit Soeharto, Gakkum KLHK Tangkap 2 Orang

Barang bukti tambang batu bara ilegal di Bukit Soeharto Kalimantan Timur

TRIBUNKALTIM.CO - Kasus tambang batu bara ilegal di Bukit Soeharto, Kalimantan Timur, akhirnya terbongkar, setelah Gakkum KLHK menangkap 2 orang beserta barang bukti.

Gakkum KLHK menangkap 2 tersangka atas kasus aktivitas tambang batu bara ilegal di Bukit Soeharto, Kalimantan Timur, Sabtu 22/8/2020).

Penyidik Balai Gakkum KLHK Wilayah Kalimantan, menahan dan menetapkan 2 penambang ilegal – R (50) dan Y (41) - di Tahura Bukit Soeharto, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, 22 Agustus 2020.

Berdasarkan rilis yang diterima TribunKaltim.co, 2 tersangka yang berhasil diamankan Gakkum KLHK yakni R (50) asal Sulawesi Utara, serta Y (41) yang beralamat di Samarinda.

Tambang Batu Bara di Kubar Tuai Polemik, PT Kencana Wilsa Pastikan Gunung Layung Tak Disentuh

Pengakuan Pelaku, Cukup 3 Jam Pindahkan Belasan Ton Batu Bara dari Kapal Tongkang ke Klotok

Tolak Tambang Batu Bara di Kampung Adat, Siang Ini Warga Kutai Barat Akan Temui Gubernur Kaltim

Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Kalimantan, Subhan mengatakan penindakan ini berawal dari laporan masyarakat.

Kemudian dilanjutkan operasi yang dilakukan SPORC Brigade Enggang Balai Gakkum KLHK Wilayah Kalimantan, 19 Agustus 2020.

Operasi ini berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 ekskavator, 1 bulldozer, 1 dump truck yang memuat batu bara dan 6 pekerja lapangan plus 1 penanggung jawab lapangan, di kawasan Tahura Bukit Soeharto, Kalimantan Timur.

Penyidik Balai Gakkum KLHK Kalimantan menetapkan R – penanggung jawab lapangan – sebagai tersangka.

"Dari hasil pengembangan kasus, keterangan saksi dan pengakuan R, dan barang bukti, penyidik menangkap Y di kediamannya di Perumahan Pesona Mahakam, Samarinda, 21 Agustus 2020 dan menetapkannya sebagai tersangka yang berperan sebagai pemodal," kata Subhan

Kedua tersangka ditahan di Rumah Tahanan Polresta Samarinda.

Halaman
123

Berita Populer