Komisi Kejaksaan Curiga Ada Kejanggalan di Kasus Djoko Tjandra, Beber Kewenangan Pinangki Terbatas

Temuan baru keterlibatan Jaksa Pinangki dalam kasus Djoko Tjandra dibeber Kejaksaan Agung

TRIBUNKALTIM.CO - Komisi Kejaksaan curiga ada kejanggalan di kasus Djoko Tjandra, beber kewenangan Pinangki Sirna Malasari terbatas.

Penelusuran keterlibatan Jaksa dalam kasus Djoko Tjandra oleh Kejaksaan Agung menjadi sorotan banyak pihak.

Termasuk Komisi Kejaksaan yang curiga hanya Pinangki Sirna Malasari yang jadi tersangka.

Komisi Kejaksaan menyebut kewenangan Jaksa Pinangki sangat terbatas di Kejagung untuk membantu buron.

Ketua Komisi Kejaksaan Barita Simanjuntak menyakini ada dalang di balik keterlibatan oknum Jaksa Pinangki dalam kasus Djoko Tjandra.

Keyakinan tersebut muncul lantaran melihat status dari Jaksa Pinangki yang hanya merupakan jaksa eselon IV.

RESMI, Bukan Hanya Tarif Listrik Turun, Catat Keringanan Lain PLN, 7 Kategori Pelanggan yang Dapat

• Leo Waspada Pesaing, Aries Tiba-Tiba Peduli Cinta, Ramalan Zodiak Lengkap, Rabu 2 September 2020

• Bocoran Bursa Transfer, Man City Siapkan Acara Perkenalan Messi, Deal dengan Barcelona Rp 12,2 T?

• Kabar Gembira, Pemerintah Jokowi Turunkan Tarif Listrik PLN 1.300 VA - 6.600 VA, Cek Masa Berlaku

Dengan status Jaksa Pinangki yang jauh dari pejabat tinggi di Kejaksaan Agung, Barita menegaskan bahwa tentunya dia tidak memiliki kewenangan penuh dalam mengurusi hal tersebut, termasuk permohonan fatwa.

Hal itu disampaikannya dalam acara Aiman 'KompasTV', Senin (1/9/2020).

"Ini kan serius ya, siapa sih oknum Jaksa P itu?" tanya Barita.

"Dia dari sudut jabatannya bukan orang yang mempunyai kewenangan, tidak ada kaitannya dengan penyidikan apalagi ke eksekusi," jelasnya.

Halaman
1234

Berita Populer