Berlangsung Sekitar 20 Menit, Hujan Es di Kota Cimahi, Butiran Sebesar Kelereng, Ini Penjelasan BMKG

Ilustrasi - Salah seorang warga menunjukkan es di tangan. Hujan es di Kota Samarinda, Kaltim.

TRIBUNKALTIM.CO, CIMAHI - Hujan es terjadi di sejumlah wilayah di Jawa Barat. Butiran es yang jatuh seukuran bola kelereng atau lebih kecil dari itu. Hujan es ini berlangsung sekitar 20 menit. 

Wilayah Kota Cimahi, Jawa Barat, dilanda hujan es pada Rabu (23/9/2020), sekitar pukul 14.40 WIB. Fenomena hujan deras disertai butiran es dengan angin kencang itu berlangsung hingga pukul 15.00 WIB.

Kepala BMKG Kelas I Bandung Tony Agus Wijaya menjelaskan bahwa fenomena itu lumrah terjadi saat cuaca ekstrem melanda sebuah wilayah. Saat ini, menurut Tony, wilayah Bandung Raya memang sedang memasuki pancaroba.

"Terbentuknya awan Cumulonimbus atau awan gelap berlapis yang menyebabkan terjadi cuaca ekstrem, contohnya seperti hujan lebat dan hujan es," kata Tony kepada Antara, Rabu.

Tony mengatakan, butiran es itu terbentuk karena sebagian awan hujan melebihi batas ketinggian lapisan beku di udara setinggi 5 kilometer.

Baca juga; BREAKING NEWS Hujan Es Terjadi di Samarinda Seberang, Warga Sempat Kaget Ukuran Cukup Besar

Baca juga; Hujan Es di Samarinda Seberang, Biasanya Terjadi di Awal Musim Hujan

Untuk itu, ia mengingatkan masyarakat agar waspada saat memasuki musim pancaroba ini, karena berpotensi memunculkan peristiwa hujan deras disertai butiran es.

"Kami imbau warga berhati-hati saat melintas ketika hujan deras dan hujan es terjadi," kata Tony Agus Wijaya.

Butiran es yang turun saat hujan deras di Kota Cimahi itu berukuran sebesar bola kelereng dan lebih kecil.

Masyarakat yang sedang berkendara di jalan raya juga segera berteduh dan ada juga yang mengabadikan fenomena itu dengan kamera.

Sebelumnya, Stasiun Meteorologi Citeko, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyatakan bahwa hujan es juga telah terjadi di sejumlah kecamatan di Kota dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat. fenomena hujan es tersebut baru pertama kali terjadi dengan cakupan luas di sejumlah wilayah.

Sejumlah warga membenarkan bahwa fenomena hujan es itu terjadi di wilayah tempat tinggalnya.

Yuli (28), warga Kecamatan Rancabungur, salah satunya. Dia mengungkapkan bahwa hujan es terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Es yang jatuh dari langit berbentuk butiran seukuran kelereng kecil itu berlangsung sekitar 15 menit.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fenomena Hujan Es di Kota Cimahi, Ini Penyebabnya"

Berita Populer