Jelang Pilpres AS, Polling Terbaru Menangkan Biden, Selisih dengan Donald Trump & Efek ke Indonesia

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kombinasi gambar yang dibuat pada 29 September 2020 ini menunjukkan kandidat Presiden dari Partai Demokrat sekaligus mantan Wakil Presiden AS Joe Biden (kiri) dan Presiden AS Donald Trump berbicara selama debat presiden pertama di Case Western Reserve University dan Cleveland Clinic di Cleveland, Ohio pada September. 29, 2020.

TRIBUNKALTIM.CO - Jelang Pilpres AS, polling terbaru menangkan Joe Biden, selisih dengan Donald Trump, efek ke Indonesia.

Amerika Serikat akan menggelar Pilpres AS 3 November 2020, besok.

Dua kandidat bersaing untuk duduk di Gedung Putih, yakni Joe Biden dan Donald Trump.

Hasil polling terbaru menunjukkan Joe Biden unggul dari petahana, berapa persen?

Penantang Donald Trump, Joe Biden, memimpin sementara perolehan poling nasional Pemilihan Presiden Amerika Serikat atau Pilpres AS 2020.

Joe Biden selalu unggul di atas 10 persen.

Baca juga: Soal Represif Digital, Refly Harun Blak-Blakan Ucap Henry Subiakto Baru Belajar Pengantar Ilmu Hukum

Baca juga: Anti-Mainstream, Daftar 5 Gubernur Berani yang Naikkan UMP 2021 Lawan SE Menaker, Ada Ganjar & Anies

Baca juga: Terjawab, Jumlah Upeti Djoko Tjandra ke Petinggi Polri Terlalu Sedikit, Disunat Brigjen Prasetijo

Baca juga: Tak Main-Main, Said Iqbal Keluarkan Ancaman Serius Demi UMP 2021 & Omnibus Law, Lumpuhkan Produksi

Melansir BBC.com, Selasa (2/11/2020), Biden memimpin poling nasional dengan 52%.

Sementara Donald Trump tertinggal 43%.

Apakah Donald Trump si petahana akan tumbang kali ini?

Tunggu dulu! Jangan pernah remehkan petahana tiap pemilihan.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tertinggal jauh dari Joe Biden dalam polling pemilih di pilpres AS 2020, tapi bukan berarti tak ada peluang menang bagi sang petahana.

Debat capres AS sudah berakhir, puluhan juta orang Amerika sudah memberikan suaranya, dan Biden digadang-gadang akan melenggang ke Gedung Putih.

Namun, masih ada peluang dari Trump untuk menyalip capres dari Partai Demokrat tersebut, misalnya dengan memenangkan negara bagian Florida dan Pennsylvania.

Trump kalah suara di popular vote dari Hillary Clinton pada 2016 dengan hampir 3 juta suara, dan kemungkinan besar juga akan kalah dari Biden.

Halaman
1234

Berita Terkini