Selasa, 28 April 2026

Penanganan Covid

Pernah Jadi Pasien Covid-19 tak Perlu Malu dan Takut, Harus Bagi Pengalaman

Penyintas atau mantan pasien covid-19 juga dapat berperan positif dalam penanganan pandemi covid-19 di lingkungannya masing-masing.

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA ANGGRAINI
Ilustrasi-masyarakat Kota Balikpapan yang melakukan test uji usap pangkal hidung alias swab.TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA ANGGRAINI 

TRIBUNKALTIM.CO- Penyintas atau mantan pasien covid-19 juga dapat berperan positif dalam penanganan pandemi covid-19 di lingkungannya masing-masing.

Hal ini disampaikan Dokter TNI Angkatan Laut siswa Pusdikal Kodiklatal Surabaya yang merupakan penyintas covid-19 Lettu dr Bimo Mukti Wicaksono.

Ia mengajak kepada para penyintas lainnya untuk tidak takut dan malu sebagai penyintas.

Baca Juga: KABAR BAIK, 15 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh di Kaltara, Satgas Ingatkan Warga Patuhi Prokes

Baca Juga: Balikpapan Catat 13 Kasus Covid-19 Hari Ini, Turun Dibanding Hari Sebelumya

Baca Juga: Pasien Terus Bertambah, Dinkes Kutim Tunggu Arahan Pusat untuk Pengadaan Vaksin Covid-19

Bimo yang terpapar covid-19 saat bertugas di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet pada Agustus 2020 lalu itu mengungkapkan, penyintas dapat membagikan informasi terkait covid-19 kepada masyarakat tentang apa yang pernah dialaminya sehingga masyarakat menjadi lebih paham.

Hal itu diungkapkan Bimo dalam acara Bincang-Bincang Sabtu Pagi Penyintas Covid-19 yang digelar Lentera Talenta Indonesia secara virtual pada Sabtu (31/10/2020).

"Saya tidak malu sebagai seorang penyintas. Kita tidak perlu takut dan malu karena sebagai seorang penyintas kita dapat membagikan pengalaman apa yang kita rasakan kepada orang lain," kata Bimo.

Menurut Bimo, saat ini stigma lingkungan terhadap para penyintas covid-19 masih terjadi di masyarakat Indonesia.

Hal itu karena menurutnya pasien covid-19 dianggap sebagai seseorang yang dengan penyakit yang buruk atau sebagai aib.

Stigma lingkungan itu, kata Bimo, berpengaruh terhadap mental atau psikologi.

Baca Juga: Guru Besar Unpad Pastikan Vaksin Covid-19 Aman dan tak Ada Efek Samping, Uji Klinik Masuk Fase 3

Baca Juga: Sekda Kukar Sebut Semua Kebijakan Daerah Terkait Penanganan Covid Mengacu Pada Pusat

Baca Juga: KABAR DUKA, Satu Pasien Covid-19 Asal Kutai Kartanegara Meninggal Dunia di RSUD AM Parikesit

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved