Resmi, Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 11 Dibuka, Cepat Login prakerja.go.id, Blacklist Banyak

Laman pendaftaran Kartu Prakerja. Bersiap-siap untuk daftar Kartu Prakerja gelombang 11, perhatikan alasan Pemerintah cabut kepesertaan 344.959 penerima agar anda tidak dicoret.

TRIBUNKALTIM.CO - Resmi, pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 11 dibuka, cepat login prakerja.go.id, blacklist banyak.

Komite Cipta Kerja ( KCK) akhirnya membuka kembali pendaftaran prakerja gelombang 11.

Sementara, Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja menyebut ada sekitar 360 ribu orang yang diblacklist karena tak kunjung membeli pelatihan prakerja.

Segera login prakerja.go.id untuk daftar prakerja gelombang 11, karena kuota terbatas.

Pemerintah membuka pendaftaran untuk program Kartu Prakerja gelombang 11 hari ini, Senin (2/11/2020).

Head of Communication PMO Kartu Prakerja Louisa Tahutu mengatakan, keputusan untuk membuka kembali pendaftaran program Kartu Prakerja dengan pertimbangan tingginya animo masyarakat.

Baca juga: Daftar BLT UMKM Rp 2,4 Juta Online untuk Tangerang, Link dan Aplikasinya, Cek Penerima eform.bri.id

Baca juga: Sudah Awal November, Pencairan BLT BPJS Termin 2 Dimulai, Siap-siap Dapat Rp 1,2 Juta, Cek Rekening

Baca juga: Kode Redeem Free Fire Terbaru 31 Oktober 2020, Kumpulkan Fragmen Magic Cube di Halloweek dari Garena

Baca juga: Sederet Fakta Pengantin Baru di Samarinda Tewas Gantung Diri, Terlihat Gelisah Setelah Menikah

Di sisi lain, banyak penerima program Kartu Prakerja dari gelombang pertama hingga gelombang 10 yang dicabut kepesertaannya lantaran tidak membeli pelatihan pertama setelah tenggat waktu 30 hari pasca diterima menjadi peserta.

Louisa pun menegaskan, peserta yang telah dicabut kepesertaannya itu masuk dalam daftar hitam atau blacklist dan tidak bisa kembali mengikuti gelombang pendaftaran program Kartu Prakerja.

"Tidak bisa (ikut gelombang 11).

(Pendaftaran gelombang 11) hanya mereka yang belum pernah menerima Kartu Prakerja, dan tidak termasuk dalam blacklist (ASN, anggota Polri/TNI, pelajar, penerima bansos lainnya)," ujar Louisa kepada Kompas.com.

Halaman
1234