Senin, 11 Mei 2026

Ledakan di Jeddah, Empat Orang Dilaporkan Terluka, Perancis Imbau Warganya di Arab Saudi Waspada

Ledakan bom terjadi di Jeddah, Arab Saudi, 4 orang dilaporkan terluka, Perancis imbau warganya yang berada di Arab Saudi untuk waspada

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
AFP/Aljazeera
Beberapa jam setelah ledakan, televisi nasional Arab Saudi melakukan siaran langsung dari lokasi kejadian ledakan bom tersebut. Ledakan bom terjadi di Jeddah, Arab Saudi, 4 orang dilaporkan terluka, Perancis imbau warganya yang berada di Arab Saudi untuk waspada 

TRIBUNKALTIM.CO - Ledakan bom terjadi di Jeddah, Arab Saudi, 4 orang dilaporkan terluka, Perancis imbau warganya yang berada di Arab Saudi untuk waspada

Saat acara Upacara Internasional memperingati Perang Dunia I, Rabu 11 November 2020 waktu setempat, terjadi ledakan bom.

Dilaporkan sedikitnya 4 orang terluka, Perancis mengimbau warganya di Arab Saudi untuk waspada.

Beberapa jam setelah insiden bom di monumen peringatan Perang Dunia I tersebut, Otoritas setempat mengatakan, warga Yunani dan petugas keamanan Saudi terluka.

Dikutip Tribunnews dari The Guardian dan Al Jazeera, ledakan ini terjadi di tengah upacara peringatan Perang Dunia Pertama.

Ledakan ini melukai 4 orang, diantaranya adalah warga Negara Yunani yang sedang mengikuti upacara tersebut.

Meskipun terjadi ledakan yang cukup mengejutkan, juru bicara Arab Saudi menyebut, situasi keamanan masih stabil dan terkendali.

Baca juga: Arab Saudi Akhirnya Buka Kembali Umrah Untuk Jamaah Luar Negeri, Ada Batasan Umur, Wajib Karantina

Baca juga: Soal Boikot Produk Perancis, Wakil Perusahaan: Produk Danone, Aqua dan SGM Diproduksi di Indonesia

Baca juga: Pelaku Bom Bunuh Diri di Kota Jolo, Filipina Disebut Seorang Wanita Indonesia, Siapa?

Kedutaan Yunani, Italia, Inggris, Prancis dan Amerika Serikat, berharap bahwa pemerintah Arab Saudi melakukan penyelidikan secara transparan dan bisa menemukan pelaku teror ledakan tersebut.

"Kedutaan besar mengutuk serangan pengecut ini, yang sepenuhnya tidak bisa dibenarkan," kata Kementerian Luar Negeri Prancis.

"Mereka menyerukan kepada otoritas Saudi untuk menjelaskan sebanyak mungkin tentang serangan ini, dan untuk mengidentifikasi serta memburu para pelakunya."

Mengutip Al Jazeera, pernyataan yang disiarkan kantor berita negara SPA mengatakan, saat ini penyelidikan tengah dilakukan dan dikonfirmasi beberapa Diplomat hadir di acara tersebut.

Pejabat dari Yunani yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan, "ada empat (orang) luka ringan, di antaranya satu orang Yunani".

Berdasarkan siaran televisi pemerintah Saudi, yang melaporkan dari luar situs menekankan, situasi sekarang ini sudah stabil.

Tetapi, belum ada klaim tanggung jawab dan tak ada penjelasan tentang motif serangan bom itu.

Perwakilan Beberapa Negara

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved