Senin, 20 April 2026

Bawang Merah Palsu Beredar, Jangan Tergiur Harga Murah, Ketahui Ciri-ciri dan Cara Bedakannya

Bawang merah palsu dijual lebih murah dengan bentuk dan warna mirip, namun tentu berbeda secara rasa dan aroma.

SajianSedap
Inilah perbedaan bawang merah asli dan bawang merah palsu. Jangan sampai tertipu. 

TRIBUNKALTIM.CO - Bawang merah palsu beredar di Indonesia.

Harap waspada, dan jangan mudah tergiur harga murah.

Kenali ciri-ciri bawang merah palsu ini. 

Baca juga: NEWS VIDEO Penjelasan BMKG soal Penyebab Gempa Aceh 5,3 M 14 November 2020

Baca juga: Kades Muara Adang Kabupaten Paser Kurniansyah Ingin Agar Tambak Ikan tak Ganggu Hutan Bakau

Baca juga: UPDATE Video Syur Dokter dan Bidan di Jember, Dokter AM juga Pernah Selingkuhi Perawat Bersuami

Bawang merah jadi satu di antara bumbu masakan paling sering dipakai.

Bawang merah ampuh memberikan aroma yang lezat untuk makanan, juga mudah kita temukan di pasaran.

Namun, belum lama ini beredar kabar mengenai bawang merah palsu dan sudah beredar.

Bawang merah palsu dijual lebih murah dengan bentuk dan warna mirip, namun tentu berbeda secara rasa dan aroma.

Mulai sekarang hindari membeli bawang merah jika temukan ciri-ciri berikut ini.

Yuk, kita simak perbedaan bawang merah asli dan palsu supaya tak tertipu pedagang nakal.

Beredar Bawang Merah Palsu

Bawang merah palsu yang tersebar di Indonesia ini sebenarnya adalah bawang bombay merah yang tak lolos produksi, diimpor dari India.

Bawang merah yang palsu biasanya dijual murah, seperti yang disebutkan oleh Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Kombes Pol Daniel Tahi Monang Silitonga.

"Harga itu akan melonjak menjadi Rp 9.500/kg usai melewati berbagai rangkaian biaya pengiriman, clearance dan lainnya ditingkat distributor," ujarnya yang dilansir dari tribunnews.com.

Sementara harga eceran Rp 14.000/kg, sehingga keuntungan mencapai Rp 8000/kg.

Bertolak belakang dengan harga bawang merah lokal yang berkisar Rp 18.000 dan mencapai Rp 25.000.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved