Terjawab, FPI Bukan Lagi Ormas Terdaftar, Tak Boleh Berkegiatan, Penjelasan Kemendagri Sejak 2019

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyapa pengikutnya setibanya di Terminal III Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (10/11/2020). Habib Rizieq Shihab kembali ke Indonesia setelah tinggal di Arab Saudi selama 3 tahun. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

Sementara SKT FPI habis masa berlakunya pada Juni 2019. "FPI itu sebenarnya sudah sejak beberapa tahun yang lalu sudah terdaftar di Kemendagri.

Kalau tidak salah, SKT FPI itu sudah tiga kali.

Yang SKT terakhir itu masa berlakunya habis 20 Juni 2019," ungkap Benny.

Tak Bisa Berkegiatan

Lebih lanjut Benny menuturkan, apabila FPI tidak memiliki SKT, seharusnya tidak boleh melakukan kegiatan apapun sebagai Ormas.

"Idealnya kalau mereka memahami tidak boleh ada apa-apa, tidak boleh ada kegiatan, tidak boleh ada apa-apa sebagai Ormas.

Harusnya kan begitu," ungkap Benny.

"Saya tidak tahu apakah dia (FPI) sudah berbadan hukum.

Tapi waktu berproses dengan kita itu, tidak berbadan hukum karena berbadan hukum itu kan izinya dari Kemenkumham.

Seperti Ormas yang lain, seperti perusahaan yang lain urusannya dengan Kemenkumham.

Halaman
1234