Rumah Disita hingga Ditinggal Istri, Pria Paruh Baya di Balikpapan Terpaksa Tempati Kandang Ayam

Kondisi gubuk yang ditempati Banujan, sosok yang ditipu oknum rentenir hingga rumahnya disita. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Seorang pria renta terpaksa menjalani sisi perjalanan hidup terburuk yang pernah ditemuinya.

Lantaran tertipu dengan pihak yang mengaku bisa memberikan pinjaman, rumah miliknya harus raib karena tersita.

Banujan Martosusanto (69), demikian namanya.

Kini ia terpaksa mendiami sebuah gubuk bekas kandang ayam yang berlokasi di Jl. Praja Mukti II, Kel. Sepinggan, Balikpapan Selatan.

Baca juga: Kasus Meninggal Dunia karena Corona di Indonesia 16.646 Orang, Total Pasien Sembuh Capai 441.983

Baca juga: Destinasi Wisata Kala Pandemi Corona, Adaptasi Baru Lawang Sewu Terapkan Protokol Kesehatan

Pada awak media, Banujan membeberkan sedikit perjalanannya hingga ia terperosok dalam himpitan hutang bernominal tak sedikit itu.

Bermula dari ia meminjam uang sebesar Rp 150 juta untuk keperluan usaha yang akan disimpan di sebuah bank ternama.

"Saya pinjam Rp 150 juta sama rentenir. Nah setelah itu aku ditagih terus," ucapnya.

Lantaran belum ada pemasukan, akhirnya dia meminjam kembali dari pihak lain yang mengaku pihak bank dan memberikan pinjaman hingga Rp 400 juta.

Banujan yang kalut, menerima saja dengan maksud segera melunasi pinjaman senominal Rp 150 juta tersebut dengan menjaminkan sertifikat rumahnya.

"Trus di pinjami lagi sama rentenir lainnya Rp 400 juta. Tapi aku bayar Rp 150 juta itu jadi (sisa) Rp 250 juta," ucapnya.

Halaman
123

Berita Populer