Terjawab, IPW Bocorkan Jokowi Kantongi 2 Nama Pengganti Idham Azis, Usulan Wanjakti & Kompolnas?

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kapolri Jendral Idham Azis sebut kerumunan massa tanpa menerapkan protokol kesehatan meresahkan masyarakat. Tangkap layar channel YouTube KompasTV

TRIBUNKALTIM.CO - Terjawab, IPW bocorkan Jokowi kantongi 2 nama pengganti Idham Azis, usulan Wanjakti & Kompolnas?

Masa jabatan Idham Azis sebagai Kapolri bakal berakhir awal 2021 nanti.

Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane pun menyebut Presiden Joko Widodo ( Jokowi) saat ini sudah mengantongi dua nama kandidat Kapolri.

Diketahui, ada beberapa nama Jenderal bintang 3 dan 2 yang digadang-gadang jadi calon kuat Kapolri.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengklaim pihak Istana sedang mempertimbangkan dua nama bakal calon kuat Kapolri pengganti Idham Azis.

Diperkirakan pada pertengahan Januari 2021, satu dari dua nama calon Kapolri itu sudah dikirim ke Komisi III DPR untuk uji kepatutan dan kelayakan.

Baca juga: Refly Harun Sorot Hasil Autopsi Jenazah Laskar Khusus FPI, Bandingkan Rekonstruksi, Tembak Jantung

Baca juga: Reuters dan WHO Bongkar Kualitas Vaksin Sinovac Dibanding Merk Lain, Hanya Indonesia yang Pesan

Baca juga: Terungkap, Beda Sikap Pioli dan Ibrahimovic Soal Juara Liga Italia, Juventus & Inter Lebih Dijagokan

Baca juga: Update Liga Italia, Sassuolo vs AC Milan, 5 Pilar Utama Rossoneri Absen, Inter Milan Siap Menikung

"IPW mendapat informasi ini, tapi mengingatkan kalangan Istana, bahwa minimal 20 hari sebelum Kapolri Idham Azis pensiun, nama calon penggantinya sudah bisa diproses," kata Neta S Pane kepada Wartakotalive, Sabtu (19/12/2020).

Meskipun kalangan Istana sudah melirik dua nama bakal calon, kata Neta, IPW berharap proses pencalonan Kapolri tetap melalui prosedur yang baku.

"Yakni melalui dua arah, melalui Kompolnas yang mengusulkan nama bakal calon ke Presiden."

"Lalu, Dewan Kebijakan Tinggi (Wanjakti) Polri juga mengusulkan nama bakal calon ke Presiden," tuturnya.

Sehingga, kata Neta, tidak seperti saat Idham Azis menjadi Kapolri, yang tidak melalui proses Wanjakti.

Nama Idham Azis diperoleh Presiden hanya melalui usulan Kompolnas.

"Untuk itu, saat ini sudah saatnya Wanjakti Polri memproses nama calon Kapolri pengganti Idham Azis."

"Sehingga pada minggu pertama Januari 2021, nama nama bakal calon Kapolri sudah bisa diusulkan kepada Presiden Jokowi," paparnya.

Halaman
1234