Virus Corona di Balikpapan

Sinyal Kuat PPKM Bakal Diterapkan di Balikpapan, Legislatif Usul Bansos Covid-19 Dilanjut

Ilustrasi warga terdampak Covid-19 menerima bantuan sosial dari pemerintah kota Balikpapan. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Program jaring pengaman sosial bagi warga terdampak Covid-19 diusulkan berlanjut.

Usulan tersebut datang dari Panitia Khusus (Pansus) covid-19 DPRD Kota Balikpapan.

Pansus meminta Pemerintah Kota Balikpapan agar melanjutkan bantuan sosial di tahun 2021.

Usulan ini seiring dengan rencana penerapan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Balikpapan, Rencana Pembatasan Kegiatan, Walikota Rizal Effendi Beri Bocoran

Baca juga: Tuntut Gratiskan UKT, Hari Ini Aliansi Mahasiswa Unmul Akan Gelar Aksi Kepung Gedung Rektorat

Baca juga: Puluhan Mahasiswa Unmul Gelar Aksi di Depan Rektorat, Tuntut Digratiskan UKT

Sesuai dengan Undang-undang nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, pemerintah wajib memberikan kompensasi kepada warga yang terkena dampak akibat penerapan PPKM.

Ketua Pansus Covid-19 Kota Balikpapan, Syukri Wahid mengatakan, pemerintah harus menerima konsekuensi jika menerapkan kebijakan ini.

"Masyarakat yang terkena dampak karena tidak bisa bekerja atau mencari nafkah dapat menuntut hal tersebut,” ujarnya, Rabu (13/1/2021).

Politisi PKS itu tak asal bicara. Penjelasan ini disampaikan berdasar pengalaman yang dilakukan pada awal pandemi 2020 lalu.

Meski hanya dilakukan pengetatan sosial kala itu, namun pemerintah kota telah menyediakan alokasi anggaran.

Khususnya untuk pemberian program jaring pengaman sosial atau bansos senilai Rp 70 miliar dari APBD Kota Balikpapan.

Halaman
12

Berita Populer