News Video

NEWS VIDEO Potret Rumah Mewah Bos Laboratorium Tersangka Rapid Test Bekas di Medan

TRIBUNKALTIM.CO- Kasus Rapid test bekas di Bandara Kualanamu Medan saat ini masih dalam penyelidikan polisi.

Polisi bergerak cepat untuk membongkar jaringan yang terlibat.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah oknum di Kimia Farma Diagnostic anak perusahaan Kimia Farma berbuat culas dengan bisnis Rapid Test bekas di Bandara Kualanamu Medan.

Tak tanggung-tanggung, polisi mengungkap sindikat ini meraup untung minimal Rp 30 juta perhari dari bisnis haram ini.

Sejumlah pejabat laboratorium dan pegawai Kimia Farma Diagnostic pun jadi tersangka.

Baca juga: NEWS VIDEO Warung Dipenuhi Orang Tak Puasa Ambruk ke Got Besar, Bukannya Ditolong Malah Diketawai

Termasuk bos di bagian laboratoriumnya. PC (45 tahun) warga Kelurahan Simpang Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II Kota Lubuklinggau Sumsel ditetapkan saat ini jadi tersangka.

Business Manager Laboratorium Kimia Farma untuk wilayah Medan ini ditangkap setelah ditetapkan tersangka penggunaan alat tes antigen bekas di Bandara Kualanamu Medan Sumatra Utara (Sumut) Selasa (27/4/2021) lalu.

Selama 11 tahun tinggal di wilayah perumahan Griya Pasar Ikan, PC sudah dikenal warga sekitar bekerja di Kimia Farma.

Namun, warga sekitar jarang bertemu secara langsung, karena PC pulang ke Lubuklinggau paling lama hanya dua sampai tiga hari dan kemudian kembali pergi bekerja.(*)

Berita Nasional

Berita Video

Berita Populer