Liga Champions

Jadwal Final Liga Champions, Manchester City vs Chelsea, The Citizens Dibayangi Rekor Buruk

Editor: Januar Alamijaya
Jadwal siaran langsung final Liga Champions, Manchester City vs Chelsea

TRIBUNKALTIM.CO - Partai final Liga Champions musim 2020/2021 mempertemukan duel sesama klub Inggris.

Laga final yang dihelat di Stadion Do Dragao, Portugal. akan mempertemukan Manchester City vs Chelsea

Dibalik pertemuan dua klub asal Inggris itu, Manchester City dibayangi rekor buruk.

Manchester City punya catatan minor saat berjumpa tim yang berasal dari Inggris di kompetisi Eropa.

Dikutip dari laman resmi UEFA, tim asuhan Pep Guardiola ini selalu menelan kekalahan saat berjumpa sesama wakil Inggris.

Liverpool dan Tottenham Hotspur pernah memberi luka tersendiri di bekal The Citizens di dua ajang Liga Champions.

Baca juga: Final Liga Champions Manchester City vs Chelsea, Klimaks Perjalanan Terjal 2 Klub Asal Inggris

Liverpool mengandaskan perlawanan Manchester City di babak perempat final pada musim 2017/2018 lalu.

The Reds tampil digdaya di dua leg dengan mengandalkan kemonceran Mohamed Salah, Roberto Firmino dan Sadio Mane.

Tim asuhan Jurgen Klopp pada akhirnya mampu memenangkan kedua leg yang dimainkan.

Liverpool mengandaskan Man City 3-1 di Anfield, dan menang 2-1 di Etihad Stadium.

Keberuntungan juga belum berpihak pada Kevin De Bruyne cs setahun berselang.

Tepatnya pada perempat final Liga Champions musim 2018/2019, The Citizens harus kembali takluk dari sesama tim Inggris.

Kali ini giliran Tottenham Hotspur yang mampu tampil perkasa atas Manchester Biru.

Kekalahan atas Spurs terasa menyesakkan karena Sergio Aguero cs gugur lantaran agresifitas gol tandang.

Melangkah ke Final Liga Champion 2021, Manchester City kembali harus berperang dengan tim yang berasal dari negara sendiri, Chelsea

Sayangnya, The Citizens pun dihantui dengan rekor kurang impresif kala berhadapan dengan Chelsea.

Kehadiran Thomas Tuichel di kursi kepelatihan Chelsea membawa angin segar bagi laju tim berjuluk The Blues.

Kemenangan demi kemenangan berhasil diraih oleh N'Golo Kante cs, termasuk saat bertemu Manchester City.

Pada musim 2020/2021, The Blues sudah berjumpa 3 kali dengan Manchester City.

Baca juga: UPDATE Liga Italia: AC Milan Selangkah Lagi Main di Liga Champions, Juventus Butuh Keajaiban

Tim asal London itu unggul agregat 2-1 sejauh ini.

Satu-satunya kekalahan yang diderita adalah saat Frank Lampard masih menjabat sebagai pelatih Chelsea.

Di era Thomas Tuchel, Chelsea belum pernah bertekuk lutut di hadapan Manchester City.

Bahkan, Tuchel mengantar tim yang dimiliki Roman Abrampovich ini meraih dua kemenangan dalam dua pertemuan teranyar.

Dari sisi psikologis, Chelsea tentu memiliki keunggulan dari Manchester City.

Namun, The Citizens memiliki peluang yang sama dengan Chelsea untuk merengkuh trofi Liga Champions musim ini.

Pembuktian paling sahih akan tersaji di Final Liga Champions yang akan digelar akhir bulan Mei nanti.

Taktik baru Guardiola

Partai final Liga Champions, Manchester City vs Chelsea bakal menjadi ajang adu cerdik 2 pelatih.

Di sisi Manchester City, Pep Gurdiola bakal mencari cara baru untuk meredam gaya permainan anak asuh Thomas Tuchel.

Pasalnya dalam 2 kali pertemuan Pep Guardiola selalu kalah ketika bertemu Thomas Tuchel

Sementara gaya permainan Chlesea di bawah kendali Thomas Tuchel terkenal dengan efektivitasnya.   

Pep Guardiola dan Thomas Tuchel akan kembali unjuk kebolehan dalam meramu strategi untuk Manchester City dan Chelsea.

Bedanya, Pep Guardiola dan Thomas Tuchel akan melakukan hal tersebut di Final Liga Champions 2021.

Kedua pelatih sukses membawa tim yang mereka pimpin ke partai puncak Liga Champions dengan ciri khas masing-masing.

Manchester City disulap Pep Guardiola menjadi klub yang produktif di depan dan rapat di belakang.

Lesakan 25 gol dari para punggawa The Citizens di kompetisi antarklub elite benua biru ini menjadi bukti sahih tajamnya lini depan mereka.

Pep Guardiola tak kehilangan akal terkait sering absennya striker utama mereka, Sergio Aguero, pada musim ini.

Gabriel Jesus yang bisa menjadi pengganti Sergio Aguero dapat dimaksimalkan perannya oleh Pep dengan cukup baik.

Meski belum segarang Kun, kehadiran Gabriel Jesus setidaknya bisa menambal lubang yang ditinggal pemain asal Argentina itu.

Sejatinya, kunci ketajaman Man City bukan hanya terletak pada keampuhan lini depan saja.

Racikan strategi Pep Guardiola turut andil dalam menentukan pola serangan The Citizens.

Dikutip dari laman resmi UEFA, Pep Guardiola lebih sering mengandalkan skema false nine bagi timnya di Liga Champions musim ini.

Masalah kebugaran dari Sergio Aguero mendorong pria asal Catalan itu menggunakan skema false nine untuk merepotkan lini pertahanan lawan.

Beberapa pemain pernah diberi amanah untuk memainkan peran tersebut.

Phil Foden, Kevin De Bruyne, hingga Bernardo Silva setidaknya pernah merasakan untuk bermain sebagai ujung tombak bayangan.

Satu nama punggawa Manchester Biru yang cukup sukses mengemban tugas di atas adalah Ilkay Gundogan.

Ilkay Gundogan sukses mengisi peran false nine sesuai kehendak Pep Guardiola.

Selama periode Februari hingga Maret 2021, eks pemain Dortmund itu sanggup mencetak beberapa gol penting bagi klubnya.

Selain itu, Pep Guardiola tak segan meminta para pemainnya untuk melakukan pressing ketat kepada lawan.

Pressing ketat tersebut tak jarang dilakukan saat bola masih berada di area belakang tim lawan.

Eks pelatih Barcelona pun sepertinya tak akan mengubah banyak hal dari taktiknya tersebut.

Sebagaimana ucapan yang pernah ia sampaikan beberapa saat lalu.

"Kami terbiasa bermain dengan cara tertentu."

"Kami tidak bisa melakukannya dengan cara yang lain," ungkap Pep Guardiola.

Baca juga: Jadwal Siaran Langsung Final Piala FA, Chelsea vs Leicester City, Pemanasan Sebelum Liga Champions

Strategi Thomas Tuchel

Sementara itu, Thomas Tuchel pasti juga memiliki rencana tersendiri bagi Chelsea.

Apalagi ia memiliki keunggulan rekor pertemuan atas Pep Guardiola akhir-akhir ini.

Sebagaimana diketahui, Chelsea arahan Thomas Tuchel selalu bisa mengandaskan Manchester City-nya Pep Guardiola dalam dua pertemuan teranyar.

Pelatih asal Jerman ini seakan memiliki jawaban dari apa yang ditampilkan Man City.

Lini pertahanan yang rapat menjadi andalan Tuchel untuk meredam agresifitas The Citizens.

The Blues pun akan sabar untuk menanti dan membuat peluang berbahaya di area pertananan Manchester City.

Strategi tersebut mirip dengan apa yang mereka tampilkan saat meladeni Real Madrid di babak semifinal lalu.

El Real dibuat frustasi dengan ketatnya penjagaan lini belakang The Blues yang didukung oleh seorang N'Golo Kante.

Berkaca dari hal tersebut, peluang Chelsea untuk menjadi yang terbaik di akhir laga terbuka lebar.

Apalagi mereka juga tak memiliki masalah dalam hal produktifitas gol.

Torehan 22 gol di sepanjang turnamen membuktikan strategi menyerang ala Thomas Tuchel tak kalah garang dari apa yang ditawarkan Pep Guardiola.

Adu taktik antara Pep Guardiola vs Thomas Tuchel akan tersaji di Final Liga Champions 2021 mendatang.

Laga tersebut akan dilangsungkan pada Minggu (30/5/2021) pukul 02.00 WIB.

Live Streaming Liga Champions

KLIK

(*)

Berita tentang Liga Champions

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul JADWAL Final Liga Champions Manchester City vs Chelsea, Rekor The Citizens Lawan Tim Senegara Buruk, https://www.tribunnews.com/superskor/2021/05/15/jadwal-final-liga-champions-manchester-city-vs-chelsea-rekor-the-citizens-lawan-tim-senegara-buruk?page=all.