Berita DPRD Kalimantan Timur

Sharing dengan DPRD Sulawesi Selatan, Anggota Bapemperda DPRD Kaltim Banyak Terima Masukan

Anggota DPRD Kaltim yang juga anggota Bapemperda, Muhammad Adam Sinte dan Agiel Suwarno saat diterima langsung oleh Kabag Umum Sekretariat DPRD Sulawesi Selatan, Amir Hamzah.

TRIBUNKALTIM.CO - Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan kunjungan kerja ke DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) belum lama ini.

Dalam kunjungan tersebut, DPRD Kaltim melakukan sharing dalam rangka memaksimalisasi tugas dan fungsi anggota dewan dalam merancang dan membahas agenda strategis alat kelengkapan dewan, serta penyelesaian Propemperda skala prioritas pada tahun 2021.

Kehadiran anggota DPRD Kaltim yang juga anggota Bapemperda, yani Muhammad Adam Sinte dan Agiel Suwarno, diterima langsung oleh Kabag Umum Sekretariat DPRD Sulsel Amir Hamzah.

Baca juga: Kecepatan Mobil 20 Km/Jam Akibat Jalan Samarinda-Kubar Rusak Parah, Veridiana Minta BBPJN Perbaiki

Meski singkat, Muhammad Adam Sinte mengaku banyak menerima masukan dari Sekretariat DPRD Sulsel yang bisa diadopsi DPRD Kaltim, khususnya berkaitan dengan tugas-tugas pokok anggota dewan.

"Jadi hasil kunjungan kita ke DPRD Sulsel, kita banyak masukan berkaitan dengan tugas-tugas pokok anggota DPRD. Antara lain, selain reses yang memang sudah dijadwalkan setiap masa sidang, kemudian ada sosialisasi peraturan daerah atau penyebarluasan perda yang itu sudah dilaksanakan sejak awal tahun 2021," ujarnya.

Selain itu, ada hal lain yang menarik yang bisa diadopsi untuk diterapkan di Kaltim, dan itu menjadi salah satu tugas anggota DPRD, seperti sosialisasi nilai-nilai kebangsaan, yang mana jika di DPR RI itu disebut empat pilar.

"Agenda lainnya ada juga kunjungan ke daerah pemilihan (dapil). Selama ini kita belum melakukan kunjungan dapil selain kunjungan komisi ke dalam daerah. Termasuk di DPRD Sulsel ada agenda namanya Konsultasi Publik," sebut Adam, sapaan akrabnya.Menurut dia, agenda yang sudah berjalan di DPRD Sulsel seperti konsultasi publik sangat memungkinkan untuk diterapkan di Kaltim.

Baca juga: Kabar Wafatnya Mantan Guberur Kaltim, Ivan: Hentikan Hoaks, Mari Doakan Pak Awang

Pasalnya, konsultasi publik itu membicarakan banyak hal, termasuk ketika ada rencana pembuatan peraturan daerah.

"Memang seyogianya rencana pembentukan peraturan daerah itu, mulai dari judul hingga legal drafting harus dikonsultasikan kepada masyarakat. Jadi pada intinya, sosper itu tidak terbatas pada perda yang sudah dihasilkan," terang politkus Hanura tersebut.

Dari hasil sharing dengan DPRD Sulesl tersebut, dirinya mengaku akan disampaikan kepada pimpinan maupun saat rapat internal DPRD Kaltim. (adv/hms6)

Berita Populer