Virus Corona

Vaksinasi Covid-19 Diyakini akan Kembalikan Omzet UMKM, Memberi Pemulihan Ekonomi Nasional

Editor: Budi Susilo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Vaksinasi purnawirawan di Kodim 0907 Tarakan pada Mei 2021 lalu.TRIBUNKALTIM.CO/ANDI PAUSIAH

Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Indonesia, Per Hari Program Vaksinasi Covid-19 Menyentuh Angka 500 Ribu

dan saat ini telah turun hingga 50 persen karena adanya pelemahan daya beli masyarakat.

"Kalau sebelum Covid retail di Rp 600 triliun. Dengan vaksin tidak langsung balik, tapi paling tidak 80 persen sudah kembali seperti semula," ucap Budihardjo.

Anak-anak Belum jadi Prioritas

Sampai saat ini Indonesia belum memprioritaskan anak-anak dalam daftar penerima vaksin Covid-19.

Dijelaskan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito hal itu didasari karena di tingkat dunia sebagian merk vaksin belum sepenuhnya diuji pada kategori pada anak-anak.

"Belum masifnya vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak di dunia, diakibatkan hanya sebagian merek vaksin yang diujicobakan kepada anak-anak saat proses pengadaannya,” ungkap Wiku dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/5/2021).

Wiku melanjutkan, Indonesia kini memfokuskan vaksinasi pada kelompok rentan terpapar Covid-19 yakni kelompok usia produktif 18 tahuh ke atas sampai lansia.

Baca Juga: Vaksin AstraZeneca Diberikan ke Lansia Purnawirawan Kodim 0907 Tarakan

"Saat ini Indonesia berfokus pada kelompok rentan, dan secara statistik didominasi usia 18 tahun. Hal ini untuk memperlambat laju penularan," jelas dia.

Halaman
1234