Liga Italia

Update Liga Italia: Euro 2020 Untungkan AC Milan, Tapi Inter dan Juventus Buntung, Ini Penyebabnya

Editor: Christoper Desmawangga
Update Liga Italia: Euro 2020 Untungkan AC Milan, Tapi Inter dan Juventus Buntung, Ini Penyebabnya

Beralih ke Juventus, di mana lebih dari empat pemain mereka disumbangkan untuk membela timnasnya masing-masing.

Cristiano Ronaldo (Juventus), Adrien Rabiot (Prancis), Ramsey (Wales), Federico Chiesa, Chiellini, Bonuuci, Bernardeschi, (Italia).

Jika dikomparasikan, memang AC Milan menuai keuntungan dengan sedikitnya jumlah pemain yang berkiprah di Euro 2020.

Potensi adanya cedera pemain pasca Euro 2020 menjadi momok tersendiri bagi tim-tim yang menyumbangkan pemainnya.

Aturan Kontroversi Massimiliano Allegri

Tidak hanya AC Milan yang memulai persiapannya untuk Liga Italia, pelatih baru Juventus, Massimiliano Allegri juga tengah bersiap.

Namun, belum lagi memulai persiapan, tapi Allegri telah menuai kontroversi.

Kartu merah menjadi salah satu bagian yang paling tidak diinginkan ketika pesepak bola berlaga di lapangan.

Kartu merah membuat seorang pesepak bola harus terkena denda plus tidak bisa ikut bertanding di beberapa laga.

Baca juga: Deretan Pemain Muda yang Diprediksi Bersinar di Euro 2020, Termasuk Pemain Buangan AC Milan

Selain itu, terkadang setiap klub masih memberikan denda tambahan karena kesalahan ini kepada pemain yang terkena kartu merah itu.

Salah satunya adalah Juventus yang menerapkan aturan konyol di bawah kepemimpinan Massimiliano Allegri beberapa tahun silam.

Bahkan aturan ini pernah membuat Cristiano Ronaldo dan Wojciech Szczesny merugi karena harus membelikan rekan satu timnya barang-barang yang cukup mahal.

Hal ini terjadi ketika Ronaldo diusir wasit ketika berhadapan dengan Valencia beberapa musim lalu di Liga Champions.

Dia dikartu merah karena dianggap menarik rambut penggawa Valencia, Jeison Murillo.

Baca juga: Bursa Transfer Liga Italia - Gagal Dapatkan Giroud, Maldini Siapkan 3 Striker Muda untuk AC Milan

Segalanya jadi lebih buruk karena Ronaldo tak terima dan mempermasalahkan hal ini hingga selama dua bulan lamanya.

Dia menyerah pada pihak penyelenggara dan harus menerima kartu merah ini.

Karena hal tersebut, Ronaldo harus membelikan iMac untuk rekan-rekannya di Juventus dan ya setelah dua bulan, akhirnya Ronaldo membelikan iMac itu.

Hal ini diungkapkan oleh Szczesny.

"Ya, kita semua memiliki iMac. Butuh waktu yang sangat lama karena dia tidak bisa memproses kartu merah itu dan bersikeras bahwa dia tidak melakukan pelanggaran," tuturnya.

Baca juga: Update Liga Italia, Cek 3 Gelandang Liga Prancis Buruan Maldini, Kessie-Bennacer Tinggalkan AC Milan

Tak hanya dalam lapangan, di luar lapangan dan ketika tak bertanding Allegri juga menerapkan hal serupa.

Szczesny pernah terlambat latihan, kemudian dia dipanggil oleh Allegri dan disuruh untuk membelikan barang untuk rekan satu timnya.

Akhirnya dia membelikan headphone Dr. Dre Beats yang harganya cukup mahal.

"Saya pikir itu hari Selasa, tetapi ternyata hari Rabu. Allegri memanggil saya dan mengatakan semua orang sudah ada di sana. Ketika saya tiba setengah jam terlambat di lapangan pelatihan, semua orang berkata: 'oh, kami mendapatkan hadiah !" ucapnya.

Setelah kepergian Allegri, yang jadi pertanyaan adalah apakah aturan ini masih diberlakukan. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Allegri Kembali, Aturan 'Nyeleneh' Ini Kembali Diterapkan di Juventus? Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul EURO 2020 Untungkan AC Milan, Persiapan Rossoneri Lebih Matang Ketimbang Inter Milan dan Juventus

Berita Liga Italia

Berita Seputar AC Milan