Ibu Kota Negara

Bupati Fahmi Fadli Ingin Kelapa Sawit jadi Sektor Andalan Paser sebagai Penyangga Ibu Kota Negara

Penulis: Syaifullah Ibrahim
Editor: Budi Susilo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli bersama Ketua Pengurus Yayasan Kehati Riki Frindos dan Ketua Pengurus Kawal Borneo Mukti Ali, lakukan penandatanganan nota kesepahaman dukungan kelapa sawit berkelanjutan di kabupaten Paser, yang berlangsung di salah satu hotel swasta yang ada di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur pada Kamis (10/6/2021).

Sebab pertambangan merupakan sektor perekonomian dalam kategori Sumber Daya yang tidak bisa di perbaharui.

"Selain pertambangan, sektor perkebunan dan pertanian, merupakan sektor andalan dari Kabupaten Paser yang perlu dikuatkan, mengingat sektor tambang merupakan sumber daya yang tidak dapat diperbaharui," ucapnya.

Bupati juga menginginkan, agar Kabupaten Paser harus mempersiapkan diri guna menyambut Ibu Kota Negara yang direncanakan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Penyangga Ibu Kota Negara

Tentu hal tersebut dapat berdampak pada terbukanya peluang dan kesempatan bagi Kabupaten Paser dalam meningkatkan perekonomian daerah.

Baca Juga: Telen Super Camp Kutai Timur, Ada Pramuka Menghias Sampah di Alam Bebas Perkebunan Kelapa Sawit

Untuk itu, Ia berharap dengan adanya nota kesepahaman, dapat dijadikan salah satu dukungan action daerah bersama stakeholder terhadap Ibu Kota Negara.

"Kabupaten Paser akan menjadi daerah penyangga bagi calon Ibu Kota Negara, yang berdampak terbukanya peluang dan kesempatan bagi daerah kita dalam memberikan dukungan, baik dari sosial, ekonomi dan politik," harapnya.

Fahmi juga menekankan, agar pelaksanaan perjanjian kerjasama tidak hanya sebatas pada mencari hasil panen dari buah sawit saja.

Namun, bisa mewujudkan pabrik pengolahan yang menghasilkan produk akhir dari kelapa sawit.

Halaman
1234