Liga Italia

Tak Ada Nama AC Milan di Bursa Scudetto Musim Depan, Inter Milan dan Juventus Lebih Berpeluang

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Penyerang Norwegia AC Milan Jens Petter Hauge, gelandang AC Milan Belgia Alexis Saelemaekers, bek Portugal AC Milan Diogo Dalot, gelandang Spanyol AC Milan Brahim Diaz dan gelandang Turki AC Milan Hakan Calhanoglu merayakan kemenangan setelah AC Milan mengamankan kualifikasi mereka ke Liga Champions di akhir pertandingan sepak bola Serie A Italia Atalanta Bergamo vs AC Milan pada 23 Mei 2021 di stadion Atleti Azzurri d'Italia di Bergamo. Musim depan AC Milan tak lagi masuk dalam calon kuat Scudetto

Lewat kacamata Marco Rossi, ia memiliki alasan tersendiri mengapa menyebut Juventus lebih diunggulkan meraih gelar Liga Italia musim depan ketimbang Nerazzurri.

Alasan utamanya ialah perombakan yang cukup signifikan di tubuh Inter Milan.

La Beneamata boleh saja menjadi kampiun di musim lalu, namun panasnya internal tim asal Milano itu membuat perpecahan yang berujung perpisahan.

Tepat sekali, Inter Milan menyudahi kerjasama dengan Antonio Conte dan memilih Simone Inzaghi sebagai pelatih baru.

Faktor ini menjadi alasan utama mengapa Nerazzurri ia sebut sedikit melemah.

Meski tak banyak pemain bintang yang akan hengkang, namun Inter Milan perlu melakukana daptasi dengan pola main Inzaghi.

Kondisi ini jelas menguntungkan Bianconeri.

Juventus memang menunjuk pelatih baru pada diri Allegri. Akan tetapi juru taktik asal Italia itu bukan sosok yang asing bagi Juventus.

Mantan pelatih AC Milan itu pernah menukangi Juventus pada musim 2014 hingga 2019 sebelum akhirnya digantikan oleh Sarri.

"Saya rasa dalam Scudetto Liga Italia (2021/2022) hanya ada dua kandidat, yakni Juventus dan Inter Milan," terang Marco Rossi, dikutip dari laman FC Inter News.

Halaman
1234