Liga Italia

Tak Ada Nama AC Milan di Bursa Scudetto Musim Depan, Inter Milan dan Juventus Lebih Berpeluang

Penyerang Norwegia AC Milan Jens Petter Hauge, gelandang AC Milan Belgia Alexis Saelemaekers, bek Portugal AC Milan Diogo Dalot, gelandang Spanyol AC Milan Brahim Diaz dan gelandang Turki AC Milan Hakan Calhanoglu merayakan kemenangan setelah AC Milan mengamankan kualifikasi mereka ke Liga Champions di akhir pertandingan sepak bola Serie A Italia Atalanta Bergamo vs AC Milan pada 23 Mei 2021 di stadion Atleti Azzurri d'Italia di Bergamo. Musim depan AC Milan tak lagi masuk dalam calon kuat Scudetto

Tak lama kemudian Hakan Calhanoglu ikut keluar dari AC Milan dan menyebrang ke rival sekota Inter Milan.

Kepergian keduanya secara tidak langsung bakal berpengaruh kepada performa tim musim ini.

Sekarang tanggung jawab besar ada di tangan Stefano Pioli untuk mempermulus recana jangka panjang AC Milan.    

Hengkangnya Hakan Calhanoglu dan Gianluigi Donnarumma dari AC Milan diprediksi bakal berimbas besar pada klub.

Rossoneri di bawah kendali Stefano Pioli memang tengah menjalankan proyek besar berjangka.

Baca juga: Alarm Bahaya Berbunyi di AC Milan, Rossoneri Dibayangi Eksodus Besar-besaran

Stefano Pioli memiliki tugas untuk mengembalikan kejayaan Rossoneri secara step by step.

Usaha tersebut memulai menunjukkan hasilnya di musim 2020/2021 ketika AC Milan mampu menjawab tugas yang diberikan oleh manajemen.

Tim besutan Stefano Pioli berhasil menggaransi tiket untuk manggung di Liga Champions musim 2021/2022.

Namun sayang, ketika Rossoneri mulai menginjakkan proyek yang lebih besar lagi, justru eksodus pemain bintang bermunculan.

Hengkangnya Hakan Calhanoglu dan Gianluigi Donnarumma membuat Stefano Pioli harus memutar otaknya kembali agar apa yang ia usahakan selama dua musim terakhir tak hancur berantakan.

Akan tetapi Il Diavolo Rosso rawan mengalami ganggung dalam proyek mereka di musim depan terkait imbas yang diberikan hengkangnya Hakan dan Gianluigi Donnarumma,

1. Stefano Pioli Wajib Mengatur Ulang Permainan

Stefano Pioli selaku Allenatore Reossoneri memiliki tugas yang tak mudah setelah kehilangan dua pemain andalannya.

Sektor yang wajib mendapatkan perhatian lebih ialah lubang yang ditinggalkan oleh Hakan Calhanoglu.

Posisi trequartista sejauh ini masih kosong tak bertuan.

Sekalipun nantinya sudah terisi kembali, Pioli wajib mengatur ulang permainan timnya.

Tidak bisa dipungkiri bahwa Calhanoglu adalah dinamo permainan Rossoneri.

Ia menjadi nyawa permainan tim dalam beberapa musim terakhir.

Hilangnya gelandang serang asal Turki ini jelas akan berakibat besar pada pola permainan tim.

Keselarasan permainan perlu ditentukan baik dari Pioli maupun pemilik baru dari posisi trequartista tersebut.

Baca juga: Update Bursa Transfer Liga Italia, AC Milan Incar Eks Playmaker Inter, Gajinya Kalahkan Ibrahimovic

2. Rawan Kehilangan Kessie yang Menunaikan Tugas Negara

Franck Kessie dalam beberapa musim terakhir menjadi 'otot' dari permainan AC Milan.

Namun jelang menyambut gelaran musim baru, Kessie diprediksi tak akan tampil pada awal musim bersama Rossoneri.

Pasalnya, Ia akan menunaikan tufgas membela Pantai Gading di ajang Olimpiade Jepang maupun Piala Afrika.

Sejauh ini belum ada pemain yang dapat mengemban tugas secara klinis sebagai gelandang box to box.

Kedua kondisi ini perlu menjadi perhatian bagi AC Milan jika tak ingin proyek jangka panjangnya tersendat

(*)

Berita tentang Liga Italia

Berita ini telah tayang di Tribunnews dengan judul AC Milan Tak Masuk Dalam Bursa Scudetto 2021/2022, Inter Milan Melemah, Juventus Diuntungkan