Ibu Kota Negara

Ibu Kota Negara di Kaltim, Gubernur Isran Noor Singgung Balikpapan jadi Petrokimia Terbesar di Dunia

Kegiatan penandatanganan MoU dan talk show mengawal dan menata Ibu Kota Negara baru yang digelar Universitas Balikpapan secara virtual, Selasa (6/7/2021). Gubernur Isran Noor menjelaskan beberapa poin penting pembangunan Ibu Kota Negara kedepannya di hadapan beberapa rektor dari Universitas di seluruh Indonesia.

Sesuai dengan arahan Bupati Paser dr. Fahmi Fadli, kinerja Perumda tersebut diharapkan dapat meningkat.

Baca juga: Mengenal Visi Misi Pemkab dalam Paser MAS, Satu di Antaranya Kesiapan jadi Penyangga Ibu Kota Negara

Termasuk didalamnya memilih investor terbaik, dengan tujuan dapat berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal tersebut yang melatarbelakangi kunjungan kerja (Kunker) Direktur Perumda Prima Jaya Taka, beserta Dewan Pengawas, dan Bagian Ekonomi Setda Paser di Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan beberapa waktu lalu.

Saiful Bahri, mengatakan, kunjugan tersebut merupakan upaya dalam memperdalam kerjasama dengan PT Tunas Karya Borneo (TKB).

Kala itu, PT TKB menyatakan kesiapannya untuk berinvestasi di Kabupaten Paser. Mereka menargetkan paling lambat 1,5 bulan ini.

Baca juga: Bupati Fahmi Fadli Ingin Kelapa Sawit jadi Sektor Andalan Paser sebagai Penyangga Ibu Kota Negara

"Mereka akan memobilisasi alat dan sarana pendukungnya untuk persiapan operasi," ujarnya kepada TribunKaltim.co pada Senin (5/7/2021).

Sementara, Bagian Perekonomian Setda Paser yang diwakili oleh Titin Sekartini mengatakan.

Bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari prosedur untuk melakukan kerjasama.

"Saya sangat senang melihat secara langsung PT TKB, karena sangat sesuai dengan kreteria yang diharapkan pemerintah daerah," ujarnya.

Dengan harapan PT TKB bekerjasama dengan Perumda Prima Jaya Taka.  "Agar memberikan kontribusi PAD," katanya.

Ketua Dewan Pengawas Perumda Prima Jaya Taka Kasrani mengatakan, managemen Perumda Jaya Taka selama ini sangat aktif dalam upaya mendatangkan investor.

Menurutnya, di Kabupaten Paser ini memiliki banyak potensi ekonomi dan ketika ada investor yang masuk, maka potensi yang ada dapat dikembangkan.

Paser memiliki banyak potensi ekonomi yang belum dikembangkan.

"Jadi saya optimis akan banyak perusahaan yang ingin bekerjasama dengan Perumda Jaya Taka," cetusnya.

Lebih lanjut, Ia menambahkan, sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Perumda tersebut memiliki banyak bidang usaha yang potensial untuk dikembangkan.

Saat ini, salah satu bidang usaha Perumda Jaya Taka yaitu memproduksi batu pecah atau split berkualitas untuk kebutuhan proyek pengerasan jalan (agregat), pengaspalan dan rigid.

"Saya berharap semua kontraktor di Paser menggunakan produk perumda prima daya taka, dengan menggunakan produk Perumda berarti kita ikut berkontribusi pada PAD," ajak Kasrani.

Dengan dukungan tersebut, tambah Kasrani, Perumda Jaya Taka bisa meningkatkan kinerjanya dan ikut membantu terwujudnya visi Paser MAS (Maju, Adil dan Sejahtera).

Dirinya yakin dengan keseriusan Manajemen Perumda sekarang ini. "InsyaAllah di tahun ini kita akan memberikan PAD bagi Kabupaten Paser," pungkasnya.

Berita tentang Ibu Kota Negara

Berita tentang Gubernur Isran Noor