Euro 2020

Marcus Rashford Dituding Biang Kegagalan Inggris dalam Adu Penalti, Legenda Chelsea Sesalkan Hal Ini

Editor: Syaiful Syafar
Pemain depan Inggris Marcus Rashford (kanan) gagal mencetak gol dalam adu penalti selama pertandingan sepak bola final UEFA Euro 2021 antara Italia vs Inggris di Stadion Wembley, London pada 11 Juli 2021. Paul ELLIS/AFP

TRIBUNKALTIM.CO - Pemain Manchester United Marcus Rashford dituding jadi biang kegagalan Inggris dalam adu penalti melawan Italia pada laga final Euro 2021, Senin (12/6/2021) di Stadion Wembley.

Seperti diketahui, Marcus Rashford menjadi eksekutor pertama Inggris yang gagal membobol gawang Italia di final Euro 2021.

Celakanya, kegagalan Marcus Rashford disusul oleh penendang berikutnya, yakni Jadon Sancho dan Bukayo Saka.

Seusai pertandingan, striker Manchester United ini langsung jadi bulan-bulanan pendukung Inggris.

Ia dicap sebagai biang kerok kegagalan Inggris meraih trofi juara Euro 2021.

Baca juga: Hasil Final Euro 2021: Inggris Takluk di Wembley, Donnarumma Pahlawan Kemenangan Italia

Di media sosial, nama Marcus Rashford seketika menjadi trending topic.

Parahnya, Instagram Marcus Rashford bersama Jadon Sancho dan Bukayo Saka menjadi sasaran ujaran rasisme.

Rashford memang bukanlah satu-satunya pemain Inggris yang gagal mengekskusi penalti.

Namun teknik menendangnya menuai sorotan dari legenda Chelsea dan Timnas Inggris Frank Lampard.

Secara garis besar, urutan eksekusi penalti Rashford adalah berlari kecil dengan langkah lebar, joging jinjit sambil melihat Gianluigi Donnarrumma (kiper Italia), dan menendang dengan kaki kanan bagian dalam.

Baca juga: TERJAWAB Siapa Top Skor Euro 2021, Inilah Keunggulan Ronaldo Dibanding Patrik Shick yang Sama 5 Gol

Halaman
1234