Euro 2020

Marcus Rashford Dituding Biang Kegagalan Inggris dalam Adu Penalti, Legenda Chelsea Sesalkan Hal Ini

Editor: Syaiful Syafar
Pemain depan Inggris Marcus Rashford (kanan) gagal mencetak gol dalam adu penalti selama pertandingan sepak bola final UEFA Euro 2021 antara Italia vs Inggris di Stadion Wembley, London pada 11 Juli 2021. Paul ELLIS/AFP

Namun, Shearer tidak mempermasalahkan teknik joging jinjit yang digunakan Rashford.

Shearer hanya menyayangkan tendangan Rashford yang terlalu lemah.

Terlepas dari hal itu, Shearer tidak mau menyalahkan Rashford maupun Sancho dan Saka yang gagal mengeksekusi penalti.

Baca juga: Kolaborasi Apik Rashford-Pogba Nyaris Berbuah Gol Kelas Dewa, Lihat Videonya!

Shearer justru memuji ketiganya karena berani maju menjadi eksekutor penalti timnas Inggris meskipun masih berusia muda.

"Anda bisa melihat Rashford tidak melihat bola ketika melakukan ancang-ancang. Dia memilih untuk melihat Donnarumma," kata Shearer.

"Rashford sudah melihat kemana Donnarumma akan bergerak. Namun, eksekusi Rashford terlalu lemah. Dia terlalu banyak memoles bola," tutur Shearer.

"Anda tidak boleh mengkritik siapa pun yang sudah berani maju menjadi eksekutor penalti pada laga sebesar ini," ucap Shearer. "Anda harus memberi pujian atas keberanian mereka," tutur legenda Newcastle United itu menambahkan.

Pelatih Inggris Buka Suara

Pelatih Timnas Inggris Gareth Southgate mengambil tanggung jawab penuh atas kegagalan timnya jadi juara Euro 2021.

Keputusan Southgate menunjuk Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka, untuk maju sebagai algojo penalti Timnas Inggris tentu menjadi pertanyaan.

Halaman
1234