Berita DPRD Kalimantan Timur

Dukung Gubernur Terapkan PPKM Mikro Diperketat, Tekan Lonjakan Penularan Covid-19 di Provinsi Kaltim

Editor: Diah Anggraeni
Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin. Dikatakannya, kebijakan PPKM Darurat dan Diperketat dinilai wajar dikeluarkan oleh pemerintah pusat maupun Pemprov Kaltim.

TRIBUNKALTIM.CO - Ditetapkannya Balikpapan, Bontang dan Berau sebagai daerah berstatus PPKM Darurat dan tujuh kabupaten/kota di Kaltim berstatus PPKM Mikro Diperketat mendapat dukungan dari DPRD Kaltim.

"Mau tidak mau, suka tidak suka, pemerintah kabupaten/kota menerapkan itu karena itu bagian dari memastikan warganya dan meminimalisir terpapar Covid-19," ucap Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Salehuddin usai memimpin rapat dengar pendapat (RDP) bersama Polnes Samarinda, baru-baru ini.

Baca juga: Seno Aji Hadiri Musrenbangdes di Kukar, Perlu Upaya agar Ekonomi Kerakyatan Bisa Berjalan Baik

Dikatakannya, kebijakan tersebut dinilai wajar dikeluarkan oleh pemerintah pusat maupun Pemprov Kaltim.

Mengingat sejak sepekan terakhir, kasus penularan Covid-19 mengalami lonjakan sangat drastis.

Bahkan, banyak rumah sakit yang mengalami over kapasitas pelayanan pasien lantaran jumlah pasien yang terus meningkat, sementara jumlah ruang perawatan minim.

Untuk itu, pemerintah harus mengambil langkah cepat untuk mengatasi penularan virus yang kian masif dengan memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat yang lebih ketat lagi, demi menekan angka penularan.

"Saya kira wajar, apa yang disampaikan Pak Gubernur yang kaitannya dengan PPKM Mikro Diperketat. Kabupaten/kota masing-masing mengeluarkan kebijakan terkait PPKM Mikro ini adalah bagian dari langkah antisipatif dari menghadapi lonjakan Covid-19, yang luar biasa terjadi seminggu ini. Dan tidak menutup juga dilaksanakan PPKM Darurat seperti di Pulau Jawa-Bali," katanya.

Baca juga: Sutomo Jabir Temui Warga Bontang, Serap Aspirasi di Daerah Pemilihannya

Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat untuk terus disiplin menjalankan protokol kesehatan.

"Mari bersama-sama kita semua menjalankan protokol kesehatan. Jaga dan lindungi keluarga, lingkungan dari penularan Covid-19," pesannya. (adv)