Virus Corona

PPKM Darurat Diperketat, Pekerja Sektor Esensial dan Kritikal tak Bisa Lagi Bebas Melintas

Editor: Januar Alamijaya
Petugas gabungan TNI dan Polri memeriksa kendaraan yang akan keluar di exit tol Semanggi, Tol Dalam Kota Jakarta, Senin (5/7/2021). Mulai Kamis 15 Juli besok PPKM darurat diperketat, pekerja sektor esensial dan kritikal tak lagi bisa bebas melintas

TRIBUNKALTIM.CO - Penerapan PPKM Darurat yang diberlakukan mulai 3 juli 2021 diputuskan untuk diperketat.

Kebijakan ini diambil mengingat masih tingginya penyebaran Covid-19 di wilayah DKI Jakarta.

Mulai Kamis (15/7/2021) besok kebijakan baru diambil di pos penyekatan.

Pekerja sektor esensial dan kritikal tak lagi bisa bebas melintas selama 24 jam.  

Polda Metro Jaya bersama jajaran TNI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan kebijakan untuk memperketat PPKM Darurat.

Hal itu ditetapkan berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan setelah sepekan lebih kebijakan PPKM Darurat ditetapkan.

Baca juga: Luhut Pandjaitan Jelaskan Skenario Terburuk Pemerintah jika Covid-19 Terus Melonjak

Atas evaluasi itu, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, ada penyesuaian baru terhadap kegiatan mobilitas masyarakat di pos-pos penyekatan.

Di mana kata Sambodo, mulai besok, Kamis (15/7/2021) waktu penyekatan dibagi kedalam tiga zona.

Pada pukul 06.00-10.00 WIB diperuntukan bagi pekerja sektor esensial dan kritikal untuk melintas.

Namun di atas jam tersebut seluruh masyarakat atau pekerja walaupun masuk dalam sektor esensial dan kritikal, tidak diperbolehkan melintas pos penyekatan.

Halaman
1234