Idul Adha

Permintaan Meningkat Tahun Ini, Harga Sapi Kurban di Bontang Naik hingga Rp 2 Juta

Penulis: Ismail Usman
Editor: Rahmad Taufiq
Penjual sapi kurban di Jalan Pattimura, Api-api, Bontang Utara. Pedagang hewan kurban mengaku ada peningkatan permintaan dibandingkan tahun lalu. TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Stok sapi para pedagang musiman yang bermunculan saat jelang Idul Adha, laris manis meski di tengah kondisi darurat Covid-19.

Pengakuan itu mencuat dari mulut Osong (31), salah satu pedagang sapi yang berada di Jalan Patimura, Api-api, Bontang Utara.

Osong sudah 8 tahun bergelut dengan bisnis jual sapi.

Diaku Osong, maraknya kasus Covid-19 yang terjadi setahun terakhir ini berdampak pada menurunnya tingkat penjualan.

Penjualan yang menurun secara drastis itu terjadi pada tahun lalu, lebaran Idul Adha pertama dalam kondisi pandemi Covid-19.

Baca juga: Idul Adha Tinggal Hitung Hari, Pedagang Sapi di Kukar Keluhkan Sepi Pembeli, Dampak Pandemi Covid-19

Buntut dari kebijakan pembatasan yang begitu ketat dipastikan mempengaruhi tingkat penjualan.

Alhasil tahun lalu banyak sapi harus dikembalikan lantaran gagal terjual.

Stok sapi yang didatangkan waktu itu berjumlah 40 ekor, namun terjual hanya 34 ekor.

Itupun pada H-7 jelang lebaran Idul Adha, tak lagi ada orderan.

"Tahun lalu menurun, pada H-7 lebaran sudah tidak ada orderan. Beda kalau dengan tahun ini, ada peningkatan," ujar Osong saat ditemui di tempatnya berjualan sapi, Rabu (14/7/2021).

Halaman
12