Virus Corona

Isolasi Mandiri di Rumah karena Terpapar Covid-19? Ini 12 Hal Penting Dilakukan Agar Cepat Sembuh

Editor: Ikbal Nurkarim
Seorang pasien Covid-19 melambaikan tangan dari jendela kamarnya di Rumah Singgah Isolasi Mandiri Medco Foundation, di Hotel Nyland, Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (27/1/2021). saat isolasi mandiri ini 12 hal yang perlu diperhatikan agar cepat sembuh.

TRIBUNKALTIM.CO - Penyebaran Covid-19 di Indonesia masih tinggi.

Penyebaran virus Corona hampir terjadi di seluruh provinsi di Indonesia.

Tak hanya menjangkiti orang dewasa atau orang tua, Covid-19 varian baru juga tak pandang umur dan bisa menjangkiti balita dan anak-anak.

Tingkatan gejala pasien Covid-19 pun dibagi dalam 4 tingkatan.

Mulai dari pasien tanpa gejala, ringan, sedang hingga berat.

Baca juga: Sebagai Tempat Isolasi Mandiri, Kini Rusunawa Guntung Bontang Tampung 25 Pasien Covid-19

Meski tidak memiliki gejala, seseorang yang terkonfirmasi positif Covid-19 harus menjalani isolasi mandiri di rumah agar orang-orang di sekitar tidak tertular.

Isolasi mandiri di rumah dilakukan dengan tujuan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

Dilansir dari Kompas.com Dr. dr. Erlina Burhan, M.Sc SpP(K), dokter spesialis paru dari Divisi Infeksi Departemen Pulmonologi dari Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mengatakan bahawa orang yang positif Covid-19 dengan gejala ringan maupun tanpa gejala wajib melakukan isolasi mandiri.

“Anda tidak dibolehkan isolasi mandiri kalau Anda sesak napas. Jadi, tolong dihitung frekuensi napasnya, dalam satu menit ada berapa tarikan napas. Kalau lebih dari 24 kali, itu tandanya Anda sesak dan harus ke fasilitas kesehatan,” ujar dr. Erlina dalam Webinar bertajuk “Isolasi Mandiri Pasien Covid”, Jumat, 2 Juli 2021.

Selain gejala sesak napas, menurut dr. Erlina, saturasi oksigen di bawah 94 persen juga merupakan tanda pasien Covid-19 harus dibawa ke fasilitas kesehatan.

Baca juga: Dapur Umum di Gang Seratai Paser, Penuhi Kebutuhan 92 Warga yang Isolasi Mandiri Covid-19

Halaman
1234