Olimpiade

Greysia Polii/Apriyani Rahayu Cetak Kemenangan Indonesia, Hasil Bulutangkis Olimpiade Tokyo

Editor: Rita Noor Shobah
Greysia Polii dan Apriyani Rahayu berfoto bersama dengan medali usai keluar sebagai juara setelah mengalahkan wakil Denmark Maiken Fruergaard dan Sara Thygese pada Final indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (19/1/2020). Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil meraih kemenangan perdana di penyisihan grup Olimpiade 2021 yang berlangsung pada Sabtu (24/7/2021) pagi.

TRIBUNKALTIM.CO - Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil mencetak kemenangan pertama kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo.

Ganda putri Indonesia ini berhasil menaklukkan pasangan Malaysia.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil meraih kemenangan di penyisihan grup Olimpiade 2021 yang berlangsung pada Sabtu (24/7/2021) pagi.

Baca juga: Siaran Langsung TVRI Olimpiade Tokyo 2021 Bulutangkis Hari Ini, Link Streaming TV Online, Gratis!

Berlangsung di Musashino Forest Plaza court 2, Greysia Polii/Apriyani Rahayu mengalahkan Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean (Malaysia) peringkat 14 dunia dua set langsung, 21-14, 21-17.

Berikut ini jalannya pertandingan, seperti dilansir dari Tribunnews.com dalam artikel berjudul Hasil Bulutangkis Olimpiade 2021: Greysia Polii/Apriyani Rahayu Raih Kemenangan Perdana.

Jalannya Pertandingan

Greysia/Apriyani memulai service pada set pertama, tetapi keduanya gagal menghasilkan poin. Tim Malaysia, Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean meraih dua poin pertama secara beruntun.

Awal-awal set pertama, ganda putri Indonesia lebih tertekan dan dominan defence hingga memainkan rally-rally panjang.

Baca juga: Jadwal Badminton Olimpiade Tokyo Hari Ini, Ada Marcus/Kevin, Live TVRI dan Streaming Vidio.com

Greysia beberapa kali tampak ragu dalam mengambil keputusan pada keadaan long ball yang menyebabkan pengembalian tanggung, Indonesia pun sempat tertinggal 7-3 dari Malaysia.

Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean bukan tanpa celah, Greysia/Apriyani mulai menemukan ritme permainan yang menyebabkan pasangan Malaysia melakukan kesalahan dalam pengembalian bola.

Halaman
1234