Berita Nasional Terkini

Progres Pembangunan Ibu Kota Negara, Jokowi Minta Ada Jalan Tol, Balikpapan-Penajam Hanya 30 Menit

Penampakan jalan tol Balikpapan-Samarinda atau Tol Balsam yang ada di Kalimantan Timur sebagai infrastruktur pendukung kawasan Ibu Kota Negara di daerah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Jokowi ingin ada jalan tol dari Balikpapan ke Penajam

"Kami bersama kelompok kerja (pokja) terkait masih terus menghitung berapa kira-kira populasi yang akan dikejar pada tahun 2024, ini (target) masih cukup ofensif, walaupun kami terus menghitung," jelas Boby, sebagiman dilansir dari Kompas.com

Menurut Boby, perhitungan populasi di IKN baru ini nantinya akan mempengaruhi berapa jumlah hunian dan fasilitas yang perlu disiapkan.

Hunian di IKN ini berupa rumah tapak maupun tower rumah susun (rusun) atau apartemen.

Bukan hanya itu, biaya juga masih menjadi catatan Kementerian PUPR dalam pembangunan IKN, sementara Kementerian Keuangan masih menghitung potensi dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun pihak swasta.

Selain itu, fasilitas juga tengah dipikirkan Kementerian PUPR dalam pembangunan IKN baru seperti jaringan jalan, tol, kebun raya dan taman riparian, alun-alun, bukit bendera dan sumbu kebangsaan tahap I.

Untuk jalan tol, contohnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta koneksi dari Balikpapan hingga lokasi Pemerintahan bisa ditempuh dalam waktu 30 menit dari seharusnya 1,5 jam.

"Dan ini, teman-teman Bina Marga sedang mencari alternatif jalan yang bisa lebih cepat untuk dapat ke area sana. Ini tantangan kita untuk Tahun 2024 dan untuk tahun-tahun berikutnya lebih bertantangan lagi," tutup Boby.

Adapun Kementerian PUPR menargetkan dapat menyiapkan 101 hektar lahan perumahan pada Tahun 2024.

Tak hanya itu, seluas 8 hektar lahan perlu disiapkan untuk fasilitas umum dan sosial, 26 hektar untuk alun-alun, bukit bendera dan sumbu, dan 12.000 hunian.

Selanjutnya, 30 kilometer koneksi tol ke Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), 300 hektar kebun raya dan taman riparian, 44 kilometer jaringan jalan ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), serta 10 hektar sumbu tripraja.

Halaman
1234