Berita Nunukan Terkini

Tanpa Paspor Nekat Susul Istri ke Indonesia, WNA Asal Malaysia Ditangkap Imigrasi Nunukan

Editor: Budi Susilo
KASUS IMIGRASI - Kepala Imigrasi Klas II TPI Nunukan, Washington Saut Dompak memegang IC milik tersangka SS, Kamis (29/7/2021) pagi. TRIBUNKALTARA.COM/FEBRIANUS FELIS

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Berkas tuntutan melakukan perjalanan ilegal terhadap seorang Warga Negara Asing asal Malaysia dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Negeri Nunukan.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Imigrasi Klas II TPI Nunukan, Washington Saut Dompak, melalui press conference di Kantor Imigrasi Nunukan, Kamis (29/07/2021), pagi.

"Pada hari ini, salah satu detensi kami telah dinyatakan lengkap berkas tuntutannya (P21) oleh Kejaksaan Negeri Nunukan atas dugaan perkara tindak pidana Keimigrasian, sesuai pasal 113 Undang-undang nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian," kata Washington Saut Dompak kepada TribunKaltara.com.

Pria yang akrab disapa Washington itu beberkan, bunyi pasal 113 Undang-undang Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Baca juga: Imigrasi Nunukan Akan Gunakan Pendataan Biometrik

Yakni setiap orang yang dengan sengaja masuk atau keluar wilayah Indonesia yang tidak melalui pemeriksaan oleh pejabat imigrasi di tempat pemeriksaan imigrasi.

Sebagaimana dimaksud dalam pasal 9 ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun dan atau pidana denda paling banyak Rp100.000.000 (seratus juta rupiah).

Warga Negara Asing tersebut berinisial SS (39), jenis kelamin pria.

Menurut Washington, tersangka SS masuk ke Indonesia dari Tawau, Malaysia, pada tanggal 17 Desember 2020.

Baca juga: Pengawasan Lalu Lintas Orang di Imigrasi Nunukan Dilakukan Tertutup

Bersama para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dipulangkan kembali ke tanah air.

SS nekat masuk ke Indonesia tanpa mengantongi paspor dan hanya membawa IC Malaysia.

Halaman
123