Virus Corona

Covid-19 Varian Delta Plus Sudah Teridentifikasi di Indonesia, Apa Gejala yang Dirasakan Pasien?

Ilustrasi Virus Corona. Covid-19 varian delta plus disebut telah teridentifikasi di Indonesia, bagaimana gejala yang muncul pada pasien

- Peningkatan transmisibilitas

- Ikatan yang lebih kuat dengan reseptor sel paru-paru

- Potensi pengurangan respons antibodi monoklonal.

Perbedaan Delta dan Delta Plus

Dikutip dari dnaindia.com, yang membuat varian Delta Plus menjadi perhatian global adalah bahwa varian tersebut menunjukkan mutasi yang diperoleh dari strain Delta, yang pertama kali ditemukan di India, dan strain Beta, yang ditemukan di Afrika Selatan.

Mutasi baru dari strain B.1.617.2 atau varian Delta, seperti yang disebutkan oleh WHO, telah ditemukan memiliki dua mutasi bergradasi L452R dan P871R.

Menurut Dr Raman R Gangakhedkar, mantan kepala ilmuwan epidemiologi dan penyakit menular di ICMR, kedua mutasi ini menambah efisiensi transmisi yang lebih tinggi sehingga varian dapat menyebar dengan cepat dari satu orang ke orang lain atau dapat masuk ke dalam sel jauh lebih efisien dibandingkan dengan strain lain yang ada.

Selanjutnya, varian Delta Plus, juga dikenal sebagai AY.1, telah memperoleh mutasi K417N dari varian Beta.

Varian Beta dikenal untuk mengurangi kemanjuran vaksin terhadapnya, dibandingkan dengan varian Alpha dan Delta.

Varian Delta Plus dilaporkan menyebar hampir 60 persen lebih cepat daripada varian Delta.

Halaman
1234