Ibu Kota Negara

4 Hal yang Terjadi di Jakarta Bila Tak Lagi IKN, Kata Anies Soal Nasib Proyek Besar hingga Kemacetan

Editor: Doan Pardede
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama wakilnya, Achmad Riza Patria, dalam konferensi pers penerapan kembali masa PSBB pada Rabu (9/9/2020).Sedikitnya ada 4 hal yang akan terjadi di Jakarta bila sudah tidak lagi menyandang status Ibu Kota Negara(IKN). Simakjuga kata Anies Baswedan soal nasib proyek-proyek besar dan kemacetan di Jakarta.

TRIBUNKALTIM.CO - Sedikitnya ada 4 hal yang akan terjadi di Jakarta bila sudah tidak lagi menyandang status Ibu Kota Negara(IKN).

Seperti diketahui, pemerintah telah memutuskan untuk memindah lokasi Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur (Kaltim), tepatnya di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Kabar terkini, rencana pembangunan Ibu Kota Negara baru di Kabupaten Penajam terus berjalan.

Sejumlah persiapan pembangunan infrastruktur terus dilakukan di wilayah yang akan menjadi titik lokasi IKN.

Baca juga: Ibu Kota Negara Baru di Kaltim Dikhawatirkan Gagal, Jauhnya Jarak bisa jadi Penyebab

Presiden Joko Widodo ( Jokowi) juga meminta jajarannya memastikan infrastruktur jalan menuju Ibu Kota Negara.

Satu diantaranya yakni pembangunan jalan tol yang menghubungkan Balikpapan dan Penajam.

Jokowi menginginkan jarak tempuh Balikpapan - Penajam yang semula 1,5 jam, hanya menjadi 30 menit.

Sejumlah akses publik dan kawasan hunian juga dirancang dibangun di kawasan IKN.

Rencananya fasilitas hunian berupa rumah tapak, rusun dan apartemen akan dibangun di kawasan IKN.

Pintu masuk Tol Balsam di kawasan Samboja, jalan tol Balsam direncankan menjadi akses menuju ibu kota negara, Presiden jokowi minta akses dari Balikpapan melalui jalan tol ke IKN bisa ditempuh 30 menit (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO)

Namun pemerintah juga memperdiksi berapa populasi di IKN saat muai berjalan.

Halaman
1234