Virus Corona di Berau

Dinkes Beber Varian Delta Ada di Berau, Kasus Covid-19 Meningkat 10 Kali Lipat

Ilustrasi warga ikut vaksinasi Covid-19 secara massal. Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, resmi mengumumkan Covid-19 varian delta (B.1.617.2) telah tersebar di Bumi Batiwakkal, julukan Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur, Minggu (29/8/2021).

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, resmi mengumumkan Covid-19 varian delta (B.1.617.2) telah tersebar di Bumi Batiwakkal, julukan Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.

Demikian dibeberkan oleh Kepala Dinkes Berau, Iswahyudi kepada TribunKaltim.co pada Minggu (29/8/2021).

Dia menjelaskan, sesuai dengan keluarnya press rilis tentang penyebaran varian delta.

Hal itu juga terlihat dengan kondisi di lapangan yang menyebabkan kenaikan kasus di Kabupaten Berau sangat pesat mencapai lebih dari 1.000 persen atau naik sebanyak 10 kali lipat.

Baca juga: Wabup Berau Gamalis Prihatin pada Nasib 8 Orang Anak Yatim Piatu Korban Covid-19 

“Tidak bisa dipungkiri, varian delta sudah masuk dan sangat mungkin tersebar di 13 Kecamatan,” jelasnya.

Sebelumnya, Berau mengumpulkan 20 spesimen sampel positif ke Litbangkes Biomedis Kemenkes RI di Jakarta.

Berdasarkan pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WSG). Dengan hasil keseluruhan positif varian delta.

Sample itu diambil sesuai peningkatan dimana pada bulan Juni 2021 hingga awal Agustus 2021.

Baca juga: Layanan Puspaga Sanggam di Berau Kembali Dibuka, Warga Bisa Konsultasi di Tengah Pandemi Covid-19

Iswahyudi mengakui 20 sampel tersebut diambil secara acak pada pasien yang berada di Rumah Sakit Abdul Rivai, bukan berasal dari pasien isolasi mandiri yang jumlahnya lebih banyak daripada yang dirawat.

Karena dilakukan secara acak, Iswahyudi tidak dapat menyimpulkan dari sampel tersebut paling banyak berasal dari kecamatan apa saja.

Halaman
12