Berita DPRD Kalimantan Timur

Dana Minim, Porprov VII Kaltim Tahun 2022 di Berau Tidak Boleh Berhenti

Editor: Diah Anggraeni
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Komisi IV DPRD Kaltim saat menggelar rapat dengar pendapat bersama Pemkab Berau dan jajaran PB Porprov Kaltim terkait pelaksanaan Porprov VII Kaltim di lantai 1 Gedung E Kantor DPRD Kaltim, Kamis (26/8/2021) lalu.

Menurutnya, dengan situasi pandemi Covid-19 seperti ini, tentu alokasi anggaran tidak selonggar sebelum pandemi.

Karena pandemi menjadi prioritas utama saat ini, sehingga perlu dicarikan alternatif lain agar bisa memenuhi kebutuhan event tersebut.

"Harus berkreasi mencari pola-pola atau skema baru. Sebab apabila venue tidak bisa kita siapkan semua, maka konsekuensinya cabang olahraga yang mau dipertandingkan itu dikurangi," ujar politikus yang juga ketua Fraksi PPP ini.

Baca juga: Legislatif Akan Lobi Pemerintah Pusat, Minta Kewenangan Pemprov Kaltim Belanja Vaksin Sendiri

Ia mengatakan, bisa juga dengan cara bekerja sama dengan kabupaten kota yang lain di mana yang sebelumnya sudah memiliki venue-venue pada cabang-cabang tertentu.

Dikatakan Rusman Ya'qub, ajang Porprov Kaltim VII tahun 2022 ini tidak boleh berhenti.

Artinya, bisa dipastikan Porprov akan terlaksana meski di tengah kondisi pandemi dan dengan berbagai persoalan yang ada.

Perlunya juga melibatkan partisipasi pihak ketiga, dalam hal ini perusahaan swasta untuk mendukung dan membantu.

Termasuk melihat kondisi APBD provinsi, karena Porprov sejatinya adalah eventnya provinsi, maka provinsi juga harus ikut bertanggung jawab dalam pelaksanaan event tersebut.

Maka, Komisi IV DPRD Kaltim mengusulkan supaya Porprov berikutnya itu sudah ada payung hukum atau ada aturan-aturan yang digunakan sebagai kriteria menentukan penyelenggaraan Porprov.

Hadir dalam rapat tersebut, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Ely Hartati Rasyid, Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin, anggota Komisi IV DPRD Kaltim Fitri Maisyaroh dan Jawad Sirajuddin. (adv)