Stimulus Khusus BEI Bagi Perusahaan Tercatat dan Calon Perusahaan Tercatat

Penulis: Bella Evanglista
Editor: Samir Paturusi
ILUSTRASI - BEI Berikan Keringanan, Stimulus Khusus Bagi Perusahaan Tercatat dan Calon Perusahaan Tercatat.TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Sebagai upaya mendukung program pemerintah dan industri Pasar Modal Indonesia dalam penanggulangan dampak pandemi covid-19, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menetapkan kembali stimulus yang akan diberikan kepada para pemangku kepentingan pasar modal, khususnya Perusahaan Tercatat dan Calon Perusahaan Tercatat.

Menurut Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia, Yulianto Aji Sadono, tujuan dari stimulus ini adalah untuk meringankan beban ekonomi yang sedang dihadapi.

"Stimulus ini diharapkan pula dapat menumbuhkan optimisme pasar terhadap stabilitas pertumbuhan industri pasar modal serta sektor keuangan nasional akibat pandemi covid-19," ujarnya.

Berdasarkan surat Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nomor S-135/D.04/2021 tanggal 19 Agustus 2021, BEI akan memberikan dukungan berupa stimulus atau kebijakan khusus.

Baca juga: Vaksinasi Khusus Pegawai Jasa Keuangan Sasar 2.150 Orang, OJK Kaltim Tunggu Ketersediaan Vaksin

Adapun kebijakan ini ditujukan bagi kewajiban pembayaran biaya Pencatatan awal saham dan biaya Pencatatan saham tambahan yang dipotong sebesar 50 persen dari perhitungan nilai masing-masing biaya bagi Perusahaan Tercatat dan Calon Perusahaan Tercatat, dengan ketentuan:

1. Biaya Pencatatan awal saham:
a. Ketentuan VII.2.1. Lampiran I Peraturan Nomor I-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat
Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat;

b. Ketentuan VII.2. Peraturan Nomor I-V tentang Ketentuan Khusus Pencatatan Saham dan Efek
Bersifat Ekuitas Selain Saham di Papan Akselerasi yang Diterbitkan Oleh Perusahaan Tercatat.

2. Biaya Pencatatan saham tambahan:
a. Ketentuan VIII.4.1. Lampiran II Peraturan Nomor I-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat
Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat;

b. Ketentuan VII.4. Peraturan Nomor I-V tentang Ketentuan Khusus Pencatatan Saham dan Efek
Bersifat Ekuitas Selain Saham di Papan Akselerasi yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat.

"Kebijakan ini dituangkan dalam Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00069/BEI/08-2021 tanggal 27 Agustus 2021 perihal Kebijakan Khusus atas Biaya Pencatatan Awal Saham dan Biaya Pencatatan Saham Tambahan," lanjutnya.

Yulianto pun mengatakan bahwa kebijakan yang diharapkan dapat memberikan keringanan kepada Perusahaan Tercatat dan Calon Perusahaan Tercatat dalam menggalang dana jangka panjang ini, akan diberlakukan sejak 30 Agustus 2021 hingga 30 Desember 2021.

Baca juga: OJK Gelar Vaksinasi Massal di Balikpapan, Sasar Empat Ribu Peserta untuk Lima Perbankan

"BEI bersama OJK akan terus melakukan koordinasi dan memantau perkembangan Pasar Modal Indonesia, serta mengambil langkah-langkah strategis guna meredam dampak pandemi covid-19 terhadap keberlangsungan stabilitas ekonomi nasional," pungkasnya

Untuk informasi selengkapnya dapat dilihat di website BEI www.idx.co.id. (*)