News Video

NEWS VIDEO Aksi Tolak Pembangunan Pusat Pemerintahan, Wakil Ketua 1 DPRD KTT: Kami Hanya Fasilitator

Penulis: Risnawati
Editor: Jonathan Roy

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Soal aksi aliansi Gerakan Masyarakat Bundaran Bersatu, yang menolak dibangunnya pusat pemerintahan Kabupaten Tana Tidung di Bundaran H. Undunsyah (HU) yang terletak di Desa Seludau, Sesayap Hilir, Wakil Ketua 1 DPRD Tana Tidung, Samoel mengatakan secara tupoksi, pihaknya siap menerima aspirasi masyarakat.

"Kita tetap melayani dan mendengar apa yang menjadi keinginan mereka. Tetapi itu nantinya, akan kita tindaklanjuti kepada pemerintah," ujarnya, Kamis (9/9/2021)

Mengingat kapasitas DPRD bukan untuk menentukan dan memastikan tuntutan mereka terpenuhi. Melainkan hanya sebagai fasilitator.

"kita hanya sebagai penyambung lidah kepada pemerintah, karena tanggung jawab sepenuhnya ada pada mereka (Pemda Tana Tidung)" katanya.

Terkait salah satu poin tuntutan massa aksi, pihaknya ajukan keberatan. Yang mana salah satu poinnya, DPRD diminta untuk menolak pembangunan pusat pemerintahan di Bundaran HU.

"Itukan belum tentu juga pusat pemerintahan di situ, kan cuman masih negosiasi.

Sebenarnya teman-teman itu harus bersabar dulu. Karena pemerintah sampai saat ini sedang mengurus antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat," terangnya.

Anggota DPRD Tana Tidung Dapil I itu menyampaikan, jika pembahasan lahan tersebut selesai dilingkup Pemerintah Tana Tidung dan pemerintah pusat. Barulah Pemerintah Tana Tidung mensosialisasikan ke masyarakat.

"Kita akan tetap mendorong jangan sampai masyarakat dikorbankan. Langkah konkret kita, tetap mengawasi, menyampaikan kepada pemerintah, berdasarkan tupoksi saja," tuturnya.