Berita Samarnda Terkini

Niat Perbaiki Atap Bocor, Satu Pekerja Bangunan Tewas Tersengat Listrik di Perum Samarinda Seberang

Penulis: Rita Lavenia
Editor: Mathias Masan Ola
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Proses evakuasi tubuh korban tersetrum di Perumahan BPK Samarinda, Kelurahan Harapan Baru, Loa Janan Ilir, pada Kamis (9/9/2021) TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Warga perumahan Bumi Prestasi Kencana (BPK), Blok B2, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir dikejutkan dengan suara letupan yang dibarengi dengan padamnya listrik secara mendadak.

Apalagi sempat terdengar suara seperti benda terjatuh di atap salah satu rumah di kawasan tersebut.

Warga yang terkejut lantas berlari keluar rumah dan langsung menangkap sesosok tubuh yang sudah terbujur kaku di atas atap indekos tingkat dua bernomor 08.

"Kepalanya tersandar di kabel dan sudah enggak bergerak," jelas Nina (48) salah seorang warga sekitar ketika ditemui TribunKaltim.co.

Wakil Kapolsek Samarinda Seberang, AKP Hardi menerangkan pihaknya mendapat informasi adanya kecelakaan kerja di perumahan tersebut sekitar pukul 10.00 WITA.

Baca juga: Nekat Curi Pompa Air Otomatis di Samarinda, Pelaku yang Masih Remaja Tewas Tersetrum

Baca juga: Petugas Jaringan Telekomunikasi di Kukar Tersetrum Kabel PLN Saat Mendirikan Tiang

Baca juga: Seorang Remaja Putri di Samarinda Tewas Saat Pegang Tiang, Korban Diduga Kesetrum

Dengan identitas korban diketahui bernama Hatta Bahtiar (49), warga Jalan Syahranie Dahlan, Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir.

Kapolsek Samarinda Seberang, Kompol Made Anwara, melalui Wakil Kapolsek Samarinda Seberang, AKP Hardi menjelaskan kronologis peristiwa tersebut.

Dimana, awalnya korban diminta oleh pemilik rumah untuk memperbaiki atap yang bocor.

Saat itu waktu menunjukan pukul 09.00 WITA, dan korban menaiki atap menggunakan sebuah tangga kayu dengan dibantu keponakannya yang masih remaja.

Namun, kurang lebih satu jam kemudian terdengar suara letupan yang mengejutkan sang keponakan termasuk warga sekitar.

Baca juga: TRAGIS! TERKUAK Kronologi 1 Keluarga, Ayah, Ibu dan 2 Anaknya Tewas Kesetrum Listrik Jebakan Tikus

"Keponakan korban mencoba menolong, tapi pas mau naik dia merasakan ada sengatan listrik di tembok rumah tersebut. Jadi tidak berani dan langsung menghubungi pihak keluarganya," jelas AKP Hardi.

Ia mengatakan, dugaan awal korban meninggal dunia akibat tersengat listrik dari kabel jaringan Saluran Udara Tengangan Menengah (STUM) yang hanya berjarak 1 meter dari atap indekos tersebut.

Juga, AKP Hardi menambahkan di tubuh korban ditemukan luka bakar di leher dan di lengan.

"Tapi ini (korban meninggal akibat tersetrum) masih dugaan awal, karena kita masih menunggu hasil visum dari rumah sakit," pungkasnya. (*)