Berita Berau Terkini

Poktan Sulit Input RDKK Persiapan Kuota Pupuk Subsidi 2022 akibat Terkendala Titik Koordinat

Target lebih tinggi, petani dan kelompok tani diharapkan menginput kebutuhan pupuk pada E-RDKK persiapan tahun 2022. TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Pada Oktober 2021 nanti, menjadi batas waktu entri data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) guna persiapan pembagian pupuk subsidi tahun 2022 akan berlangsung.

Kasi Pupuk Pestisida dan Perlindungan Tanaman, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau, Bambang Sujatmiko mengatakan, RDKK sendiri berfungsi untuk mengetahui besaran kebutuhan pupuk petani di setiap tahunnya.

Kendati tahun ini ada beberapa hal yang berbeda, lantaran dalam penginputan RDKK diperlukan titik koordinat dan juga nomor ponsel milik petani.

Tetapi, tidak semua petani memiliki nomor ponsel dan juga mengerti tentang pengoperasian titik koordinat.

Jika petani tidak dapat memenuhi hal tersebut, maka tidak bisa menerima pupuk subsidi di tahun depan.

Baca juga: Jatah Pupuk Subsidi Kurang, Dinas Pertanian PPU Minta Petani Gunakan Pupuk Non Subsidi

Baca juga: Kuota Pupuk Subsidi Dipangkas, Mantan Anggota DPRD Minta Pemkab PPU Alokasikan Anggaran buat Pupuk

Baca juga: Persiapan Kuota Pupuk Subsidi 2022 di Berau, Kelompok Tani Harus Input Rancangan Kebutuhan

Hal ini sangat disayangkan oleh Bambang.

Namun untuk mengantisipasi hal itu, pihaknya meminta melalui koordinator penyuluh (korluh) mendampingi.

“Korluh akan mendampingi berkelompok, jika masalahnya tidak selesai, akan dilaporkan ke Kabupaten dan naik ke Provinsi,” ucapnya.

Pihaknya memiliki target agar sekiranya 12.000 petani dapat masuk dalam RDKK tahun ini, agar kebutuhan pupuk subsidi untuk para petani dapat terpenuhi.

Sementara itu, petani yang masuk dalam RDKK itulah yang berhak untuk mendapatkan pembagian kuota pupuk.

Halaman
12