Berita DPRD Kalimantan Timur

Dewan Berharap Kawasan Industri Dongkrak Ekonomi Kaltim

Editor: Diah Anggraeni
Sekretaris Komisi II DPRD Kaltim Bagus Susetyo.

TRIBUNKALTIM.CO - Pada kuartal II/2021, perekonomian Kaltim tumbuh sebesar 5,76 persen.

Salah satu faktor yang menopang pertumbuhan tersebut diantaranya kawasan industri pengolahan yang semakin menunjukkan tren positif.

Melihat arah pertumbuhan ekonomi yang signifikan, Sekretaris Komisi II DPRD Kaltim Bagus Susetyo berharap kawasan industri dapat mendongkrak perekonomian Kaltim.

Baca juga: Seno Aji Bantu Warga Terdampak Banjir, Bawa Ribuan Makanan Siap Saji, Vitamin dan Obat-obatan

Dalam hal ini, ia berharap agar kawasan industri seperti Maloy Batuta tans Kalimantan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Pelabuhan Kariangau, dan Kawasan Buluminum Nuclear Industry Science Techno Park (BNI-STP) dapat dimasukkan dalam rencana revisi RPJMD Kaltim periode 2019-2023.

"Makanya perlu mendapatkan perhatian yang lebih maksimal. Seperti kawasan Maloy yang menjadi potensi pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan menjadi sumber pendapatan daerah," ujar politikus dari Fraksi Gerindra tersebut, Kamis (9/9/2021).

Selain itu, menyangkut Kawasan Buluminung, Bagus juga berharap kawasan seluas 20 hektare tersebut dapat digunakan sebagai kawasan pengembangan nuklir, iradiator gamma guna meningkatkan pertumbuhan perekonomian Bumi Etam.

"Apalagi bakal dimanfaatkan sebagai pusat pendidikan, penelitian, aplikasi iptek nuklir, dan temu antara komunitas iptek nuklir dengan dunia usaha," ungkapnya.

Baca juga: Usulan Bonus Atlet PON Capai Rp 47,4 Miliar, Rusman Sebut Keputusannya di Tangan Gubernur Kaltim

Ditambah, kawasan Pelabuhan Kariangau yang terletak di Kota Balikpapan yang diharapkan dapat mendorong aktivitas industri ekspor dan impor antardaerah.

"Bila ketiga kawasan tersebut dimaksimalkan akan menjadi salah satu sektor yang dapat menjadi andalan Kaltim di masa depan," pungkasnya. (adv)