Ibu Kota Negara

Kepala Disdukcapil PPU Suyanto Sebut Jika Ibu Kota Negara Diketok Jumlah Penduduk Akan Meningkat

Kepala Disdukcapil PPU, Suyanto. TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Penajam Paser Utara (PPU) mencatat penambahan penduduk di semester II 2021 sebanyak 3.695 jiwa sehingga total menjadi 185.151 jiwa.

Kepala Disdukcalil PPU Suyanto mengatakan jumlah penduduk di Kabupaten PPU akan meningkat dengan cepat jika pemindahan Ibu Kota Negara (IKN)  di sebagian wilayah Kecamatan Sepaku diketok.

"Jika perkembangannya semisal IKN diketok. Betul itu saya kira cepat. Jika IKN tidak diketok saya gak jamin," ujar Suyanto, Kamis (16/9/2021).

Suyanto mengungkapkan bahwa pada awal-awal ditetapkan IKN di Kabupaten PPU pada tahun 2019 lalu tidak sedikit masyarakat yang berbondong-bondong pindah atau datang ke daerah ini.

Namun, pada tahun 2021 ini, Kapala Disdukcapil PPU mengungkapkan bahwa minat masyarakat luar datang ke Kabupaten Benuo Taka mulai surut.

Baca juga: Kekhawatiran Ahli Tata Kota Menyoal Pemindahan Ibu Kota Negara ke Kaliman Timur di masa Pandemi

Baca juga: KABAR GEMBIRA! Inilah Infrastruktur Ibu Kota Negara di Kaltim yang Ditargetkan Sudah Rampung di 2024

Baca juga: Anggota DPR RI dari PKS Aus Hidayat, Anggap Pemindahan Ibu Kota Negara Belum Siap

"Karena kemarin itu ada info IKN. Kemudian orang-orang berbondong-bondong ke sini. Sekarang mulai datar datarlah," ungkap dia.

Meski demikian, menurut presentase yang dipaparkan Suyanto, penduduk yang pindah ke Kabupaten PPU lumayan tinggi dibanding dengan penduduk yang pindah ke daerah lain.

"Banyak yang masuk atau pindah penduduk ke sini, walaupun itu kecil. Ada sekitar 30-40 persen yang masuk sementara warga yang pindah hanya sekitar 20 persen. Meskipun satu bulan itu 20-30 jiwa tapi itu berpengaruh dibandingkan dengan keluar," paparnya.

Dia juga memprediksi pada akhir tahun 2021, jumlah penduduk di Kabupaten PPU bisa menjacapai hingga 190,000 jiwa.

"Mudah-mudahan bisa bertambah di akhir tahun 2021 ini, bisa bertambah 5,000. Sehingga jumlah penduduk bisa menjadi 190,000 penduduk," tandasnya. (*)