Berita Balikpapan Terkini

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sebut Balikpapan Dapat DAK Rp 30 M, Jadi Sumber Pembangunan Pendidikan

Komisi X DPR-RI bersama Direktorat SMP Kemendikbudristek menggelar Workshop Pendidikan di Kota Balikpapan, Selasa (21/9/2021). TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Komisi X DPR RI bersama Direktorat SMP Kemendikbudristek menggelar Workshop Pendidikan di Kota Balikpapan, Selasa (21/9/2021).

Workshop tersebut mengangkat tema optimalisasi Dana alokasi khusus (DAK) Fisik dan Non Fisik Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian mengatakan, kegiatan ini demi meningkatkan efektivitas kebijakan pemerintah di Bidang Pendidikan.

Menurutnya, DAK adalah sumber pembangunan yang harus direbut dengan basis pengajuan.

Ini menjadi hak dari masing-masing daerah.

Baca juga: Songsong Ibu Kota Negara, Komisi X DPR RI Minta SDM Guru Ditingkatkan

Baca juga: Tinjau Hari Pertama PTM di Samarinda, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fokuskan pada Learning Loss

Baca juga: Wawali Samarinda dan Komisi X DPR RI Pantau Hari Pertama PTM Terbatas, Digelar di 54 Sekolah

"Kami bangga Balikpapan mendapat DAK cukup besar sekitar Rp 30 miliar, belum termasuk BOP dengan total sekitar Rp 109 miliar di sektor pendidikan," ujarnya.

Politisi Partai Golkar itu menjelaskan, DAK akan banyak bisa diraih jika pemerintah daerah aktif menjalani prosedur pengajuannya.

Mulai dari timeline, persyaratan dan lainnya, supaya pembangunan infrastruktur maupun kegiatan terkait Covid-19 bisa direalisasikan masing-masing sekolah.

"Misalnya toilet. Itu kan penting," kata Hetifah.

Sementara itu, Direktur SMP Kemendikbudristek Mulyatsyah menambahkan sekolah bisa mendapatkan pendanaan APBN lebih besar.

Halaman
12