Berita Nasional Terkini

Bela Novel Baswedan CS, BEM SI Ultimatum Jokowi Kembalikan 56 Pegawai KPK, Beri Waktu 3 x 24 Jam

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BEM SI berunjukrasa menolak Omnibus Law. Terbaru BEM SI beri ultimatum ke Jokowi untuk kembalikan Novel Baswedan CS ke KPK

TRIBUNKALTIM.CO - Presiden Joko Widodo ( Jokowi) didesak mengakhiri polemik pemecatan 56 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

Diketahui, 56 pegawai KPK yang dipecat akhir September ini merupakan yang tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan.

Salah satu pegawai KPK yang bakal turut dipecat adalah penyidik senior Novel Baswedan.

Desakan agar Jokowi mengembalikan 56 pegawai yang bakal dipecat ke KPK disuarakan oleh BEM Seluruh Indonesia atau ( BEM SI).

Bahkan, Badan Eksekutif Mahasiswa memberi ultimatum kepada Jokowi selama 3 x 24 jam untuk mengabulkan tuntutan mereka.

Sebelumnya, KPK mengambil keputusan memberhentikan dengan hormat 56 pegawainya yang tak lolos TWK akhir September ini.

Baca juga: Namanya Dituding Bekingi Anies Baswedan dari Pemeriksaan KPK, Novel Baswedan Blak-blakan

Baca juga: Di Mata Najwa, Novel Baswedan Bantah Tudingan Bekingi Anies Baswedan dari Pemeriksaan KPK

Baca juga: Bukan Pelemahan Pemberantasan Korupsi, Alasan Fahri Hamzah Dukung KPK Pecat Novel Baswedan Dkk

Jokowi sendiri pernah memberi arahan agar pegawai KPK yang tak lolos TWK tak dipecat, melainkan dibina kembali.

Dilansir dari Wartakota dalam artikel berjudul BEM SI Trending Usai Ultimatum Jokowi Agar Angkat 56 Pegawai KPK, Netizen: Siapa di Belakang BEM SI? Aliansi BEM Selusuh Indonesia atau BEM SI trending topic.

Mereka trending setelah mengultimatum Presiden Jokowi untuk mengangkat 56 pegawai KPK yang sudah dipecat.

BEM SI memberi waktu 3 X 24 jam untuk mengangkat kembali para pegawai KPK yang dipecat karena tak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK).

Soal mahasiswa ancam hingga mendemo presiden adalah hal biasa.

Yang dipertanyakan beberapa netizen terkait ultimatum BEM SI adalah mengapa baru sekarang membela 56 pegawai KPK?

Sebab masalah pegawai KPK sudah lama bergulir, dan boleh dibilang sudah final.

Aksi BEM SI pun mengundang tanya, Siapa dibelakang mereka?

Halaman
1234

Berita Terkini