Hotel Menunggak Pajak

BREAKING NEWS Hotel Selyca Mulia Samarinda Dipasang Plang oleh Pemkot, Menunggak Pajak

Penulis: Hanifan Ma'ruf
Editor: Budi Susilo
Plang penanda bahwa ada tunggakan pajak. Plang ini dipasang oleh Pemkot Samarinda di Hotel Selyca Mulia, Jalan Bhayangkara, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Jumat (24/9/2021).

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sebuah plang penanda, terpampang di dinding depan Hotel Selyca Mulia, Jalan Bhayangkara, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, di sebelah pintu masuk hotel.

Plang penanda tersebut dipasang oleh petugas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Samarinda karena pihak hotel dinilai melakukan menunggak pajak.

Pemasangan plang dengan banner kuning dan stiker tersebut dilakukan pada Jumat siang (24/9/2021) oleh petugas Bapenda dengan tulisan "Wajib pajak ini belum melunasi kewajiban pajak daerah."

Kendati terpampangnya plang itu di hotel yang bersebelahan dengan Mal Plaza Mulia tersebut, aktivitas hotel termasuk operasional dan pengunjung terlihat normal dan berjalan seperti biasa.

Baca juga: Cegah Kebocoran di Sektor Parkir, Bapenda Samarinda Dukung Penerapan E-Parking

Baca juga: Dari 250 Ribu Wajib Pajak di Samarinda, Baru 80 Ribu Bayar Pajak, Ini Harapan Bapenda Samarinda

Baca juga: Jaga Konsistensi Bayar Pajak, Bapenda Samarinda Bagikan 10 Motor Kepada Pembayar PBB P2 Samarinda

General Manager (GM) Hotel Selyca Mulia, Abdul Rasyid, membenarkan pemasangan plang penanda tersebut dikarenakan hal yang disebutkan dalam tulisannya.

Saat ditemui oleh TribunKaltim.co, di Hotel Selyca Mulia, Rasyid, yang baru menjabat sebagai GM selama dua bulan tersebut menjelaskan, memang ada tunggakan pajak hotel dari pihaknya yang telah berlangsung sekitar 3 tahun lebih.

"Sejauh ini operasional tidak ada yang terganggu, kita tadi juga koordinasi dengan agenda, pada prinsipnya mereka hanya memasang stiker saja," terang Rasyid.

Rasyid menyadari dan menyatakan pihaknya menerima dengan baik dan terbuka langkah yang dilakukan oleh pihak pemkot tersebut.

Baca juga: Listrik Padam, Satu Orang Terjebak dalam Lift Hotel Selyca Mulia selama Satu Jam, Korban Alami Sesak

Dari pihak Bapenda memang menginginkan untuk ada pelunasan.

"Tetapi untuk keadaan sekarang kami belum bisa maksimal, tapi kita komitmen untuk mengusahakan membayar secara mencicil," lanjutnya.

Adapun besaran pajak yang ditunggak oleh hotel tersebut, Rasyid mengatakan, untuk mengkonfirmasi kepada pihak Bapenda.

"Kepada Bapenda saja, kita terima, ikhlas saja dilakukan pemasangan pelang, justru ini menjadi semangat kami untuk lebih bekerja keras lagi," tukasnya. (*)