Berita Kaltim Terkini

Sidang Lanjutan Judicial Review Terkait UU Minerba Ditunda, Ini Kata Dinamisator Jatam Kaltim

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dinamisator JATAM Kaltim Pradarma Rupang. TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sidang lanjutan Judicial Review terkait revisi UU nomor 3 tahun 2020 tentang minerba ditunda.

Hal tersebut disampaikan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman, Kamis (7/10/2021). Sebab perwakilan DPR tidak dapat hadir dalam sidang tersebut.

Atas dasar itu Pemerintah pusat pun meminta agar sidang tersebut ditunda. Hal tersebut mendapat respon dari Jatam Kaltim selaku pemohon.

Dinamisator Jatam Kaltim Pradarma Rupang mengatakan, ketidakhadiran perwakilan DPR itu menjadi bukti bahwa UU tersebut dibuat terburu-buru.

Ia menganggap jika memang UU tersebut serius dibuat demi kepentingan rakyat harusnya pihak DPR siap memberikan alasan ke Majelis Hakim.

Baca juga: Pihak DPR Tidak Hadir, Lanjutan Sidang Judicial Review UU Minerba di MK Ditunda

Baca juga: Kepala Dinas Perizinan PPU Sebut Dua Perusahaan Tambang Harus Penuhi Ketentuan UU Minerba

Baca juga: BREAKING NEWS Fraksi Rakyat Kaltim Demo di Kantor Gubernur Meminta Cabut UU Minerba

"Jika memang regulasi itu menjadi sesuatu yang dibutuhkan maka tidak perlu membutuhkan waktu lama untuk dipaparkan alasan kenapa harus direvisinya UU Minerba," ucap Rupang melalui sambungan telepon.

Atas ditundanya sidang tersebut membuatnya penasaran jawaban dari pihak legislatif maupun eksekutif terkait sembilan pasal yang perlu diuji materiil.

"Ada 9 pasal yang perlu diuji menurut kami dan ini menjadi gagapnya pemerintah terhadap uu yang mereka sah kan. Dan ini terlihat prematur," kata Rupang lagi.

Ia menyarankan , jika memang ada perubahan atau perbaikan UU agar lebih baik lagi sebaiknya didukung dari penelitian akademisi dan penjelasan masyarakat.

Sehingga ada alasan kuat UU tersebut bermanfaat bagi masyarakat maupun tidak merusak alam dikarenakan kegiatan tambang yang terjadi di beberapa kawasan Indonesia.

Halaman
12