Ibu Kota Negara

Kaltim Calon Ibu Kota Negara RI, Sungai-sungainya Berpotensi jadi Air Bersih dan Minuman

Editor: Budi Susilo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Proses pembangunan Bendungan Semoi Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Proyek Pembangunan bendungan Sepaku-Semoi yang berlokasi di Desa Tengin Baru, Kecamatan Selaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur (Kaltim) saat ini mencapai 20 persen yang digadang-gadang untuk memenuhi air bersih di kawasan Ibu Kota Negara.

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Rencana pemindahan Ibu Kota Negara Republik Indonesia dari Jakarta ke Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur terus bergaung, menjadi isu nasional. 

Melihat wacana pembuatan Ibu Kota Negara RI di Penajam Paser Utara, mendapat tanggapan dari Rektor Universitas Balikpapan, Isradi Zainal saat bersua dengan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dalam diskusi informal di Kota Balikpapan.

Dia jelaskan, Kalimantan Timur memiliki sungai sungai yang perlu dioptimalkan untuk menjadi air bersih dan air minum.

"Konsep blue city juga memiliki makna untuk mengolah sumber air, menyediakan sumber air dan mengoptimalkan potensi laut dan kemaritiman," ujar Isradi Zainal via rilis yang dikirim ke TribunKaltim.co pada Senin (11/10/2021).

Baca juga: Terkait Ibu Kota Negara, Wagub Kaltim Beri Masukan ke DPR RI soal Kesehatan dan Tenaga Kerja

Baca juga: DPRD Tabalong Inginkan Ibu Kota Negara RI Segera Terwujud di Penajam Paser Utara

Baca juga: Terkait RUU Ibu Kota Negara, Anggota DPR RI Hetifah Ingin Peran dari Dapil Kaltim Lebih Banyak

Sebelum berdiskusi dengan menteri, di tempat terpisah Isradi yang juga Ketua Persatuan Insinyur Indonesia Kaltim ini berdikusi secara intens dengan Waketum Persatuan Insinyur Indonesia, Danis dan sejumlah Pejabat PUPR Kaltim.

Danis yang merupakan mantan Dirjen Cipta Karya itu, turut mendampingi Menteri PUPR dalam kunjungannya ke Balikpapan.

Adapun, sejumlah hal yang di bahas adalah pembangunan pendukung infrastruktur IKN dan rencana lokasi pembangunan pelabuhan.

Menurut Danis, lokasi untuk pelabuhan sudah disiapkan tapi pengelolaannya akan dilakukan oleh Kementerian Perhubungan. 

Menerapkan Blue City

Rektor Universitas Balikpapan, Isradi Zainal dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR, Basuki Hadimuljono, melakukan diskusi informal.

Diskusi tersebut berkaitan dengan konsep dan pelaksanaan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kegiatan ini juga diikuti oleh sejumlah Pejabat PUPR dan Waketum Persatuan Insinyur Indonesia juga mantan Dirjen Cipta Karya Danis Sumadilaga di Hotel Novotel Balikpapan.

Baca juga: Anggota DPR RI Dapil Kaltim Bocorkan Sedikit soal Salinan Draf RUU Ibu Kota Negara

Dalam kesempatan itu, Isradi zainal yang saat ini menjabat Sekjen FDTI dan Sekjen Forum Rektor Persatuan Insinyur Indonesia menyampaikan konsep blue city.

Konsep tersebut juga pernah disampaikan FDTI ke Menteri PUPR pada webinar yang dilakulan pada bulan Juli 2020 lalu.

Menurut Isradi konsep blue city perlu dikembangkan di IKN lantaran Ibu Kota Negara baru dilalui alur laut kepulauan Indonesia II. (*)