Berita Paser Terkini

Bupati Fahmi Fadli Berpesan, BUMDes di Paser Diharapkan Bisa Lebih Berinovasi

Penulis: Syaifullah Ibrahim
Editor: Budi Susilo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berlangsung di salah satu hotel yang ada di Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur pada Senin (18/10/2021).

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Mewakili Bupati Paser dr. Fahmi Fadli, Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat Arief Rahman membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Kegiatan dengan tajuk Mendorong Peran Aktif BUMDes Dalam Meningkatkan Perekonomian Desa Menuju Desa Mandiri, berlangsung di salah satu hotel yang ada di Kabupaten Paser, Kalimantam Timur pada Senin (18/10/2021).

Arief mengatakan, dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2021 terkait Bumdes, maka ada implikasi perubahan terhadap beberapa kebijakan tentang pengelolaan Bumdes.

Serta Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pendaftaran Pendataan dan Pemeringkatan pembinaan dan pengembangan dan pengadaan barang jasa badan usaha milik desa, milik bersama.

Baca juga: Bupati Paser Ingatkan ASN Dapat Beradaptasi dengan Perubahan Lingkungan

Baca juga: Bupati Paser Sampaikan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Jadi Prioritas

Baca juga: Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender, Bupati Paser Terima Penghargaan Anugrah Parahita Ekapraya

"Artinya, dengan regulasi yang ada pastinya akan memberikan peluang lebih besar kepada Bumdes untuk bisa berkreatifitas," jelasnya.

Serta BUMDes diharapkan dapat terdorong untuk lebih berinovasi dan jeli melihat kondisi dunia usaha untuk dapat diaplikasikan.

Hal itu bertujuan, agar BUMDes dapat lebih berkembang sebagaimana bisnis dan usaha yang dikelola oleh pihak swasta.

Paser sendiri, memiliki potensi sumber daya yang dapat dimanfaatkan dan dikembangkan lebih produktif.

Baca juga: INFO CPNS Kaltim: Bupati Paser Pastikan Tes SKD Seleksi CPNS 2021 Taat Prokes

"Daya saing dapat digandakan sehingga memiliki nilai untuk meningkatkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat," imbuhnya.

Sebagaimana yang tertuang dalam visi Paser MAS (Maju, Adil dan Sejahtera) dan misi pertama Mewujudkan perekonomian daerah yang mandiri dan berdaya saing. (*)