Berita Kaltim Terkini

Percepat Digitalisasi Pembelajaran, Guru-guru dari Kaltim Ikut Program PINTAR

Editor: Budi Susilo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

CEO Global Tanoto Foundation, J. Satrijo Tanudjojo, saat memotivasi 10 ribu guru dan tenaga pendidik yang akan mengikuti pelatihan berbasis digital Program PINTAR 2021/2022.

“Pengguna website dapat memanfaatkan praktik-praktik baik yang inovatif dan praktis yang telah dikurasi oleh tim ahli untuk diterapkan langsung untuk meningkatkan kualitas pembelajaran aktif, literasi, manajemen sekolah, parenting, dan penyiapan mahasiswa calon guru yang berbasis praktik melalui pintar.tanotofoundation.org yang tidak lama lagi akan diluncurkan,” kata Golda.

Percepat digitalisasi pendidikan

Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Suharti menyebut indikator keberhasilan program digitalisasi pendidikan di Indonesia sangat tergantung pada kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusianya.

Kemendikbudristek telah menyiapkan digitalisasi pendidikan termasuk platformnya, kurikulumnya, dan juga kualifikasi pendidik yang dibutuhkan saat. Hanya saja, tidak bisa kita pungkiri bahwa masih terdapat guru-guru yang masih kesulitan untuk menjalankan pembelajaran secara daring atau pembelajaran jarak jauh.

Peningkatan kapasitas bagi guru dan kepala sekolah sangat penting, supaya mereka mampu memberikan pembelajaran yang berkualitas dan relevan, khususnya terkait dengan penggunaan teknologi dalam pembelajaran.

“Mewakili Kemendikbudristek, kami mengapresiasi kepada Tanoto Foundation atas bantuan, komitmen, dan kontribusi pada dunia pendidikan Indonesia melalui Program Pintar yang mendukung peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah dalam bertransformasi memfasilitasi pembelajaran berkualitas, relevan, dan memanfaatkan teknologi,” kata Suharti.

Baca juga: Tatap Bonus Demografi, Tanoto Foundation Kalimantan Timur Bekali SMP dan MTs di Paser dengan MIKIR

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Prof. Dr. H. M. Ali Ramdhani S.TP., MT mengungkapkan bahwa transformasi digital di dunia pendidikan adalah sebuah kemutlakan yang harus dilakukan.

“Jika hal tersebut sudah dilakukan, kelak anak-anak kita secara mindset sudah siap untuk menghadapi kehidupan di masa depan,” tambahnya.

Ramdhani juga mengingat pesan orang tuanya yang mengatakan bahwa orang yang terpelajar hanya memiliki masa lalu, sedangkan orang yang terus belajar adalah orang yang akan memiliki masa depan.

"Karena itu, saya berterima kasih pada Tanoto Foundation yang telah memberikan fasilitas agar kita tidak jadi pemilik masa lalu, melainkan pemilik masa depan yang selalu beradaptasi untuk dinamika peradaban,” tutup Ramdhani.

Halaman
123