Berita Samarinda Terkini

Rusun Universitas Mulawarman Samarinda Rampung, Habiskan Anggaran Rp 14 Miliar

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pembangunan Rusun ini ditujukan untuk mempermudah mahasiswa Unmul dari luar kota mencari hunian selama kuliah. TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Dari luar mungkin hanya terlihat bangunan bercat putih berlantai tiga biasa.

Bahkan lokasi yang ada di dalam Universitas Mulawarman Samarinda pun dianggap masyarakat hanya bangunan kampus bagi mahasiswa yang berkuliah di sana.

Ternyata gedung berlantai tiga dengan luas lahan 40x18 meter itu merupakan tempat tinggal bagi mahasiswa Unmul.

Gedung tersebut menggunakan anggaran pemerintah pusat yang melalui dana aspirasi oleh anggota DPR RI asal Kaltim Irwan.

Baca juga: Anggota Komisi V DPR RI Irwan Minta Fokus Pembangunan Rusun Buat Santri dan Mahasiswa Unmul

Baca juga: Jaga Ekosistem Mangrove, BRGM bersama Unmul Latih Warga Kembangkan Tambak Ramah Lingkungan

Baca juga: Gubernur Harapkan Unmul Jadi Pencetak SDM Unggul

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pejabat Pembuat Komitmen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Dhabi Kushandito, Senin (18/10/2021) mengatakan, pembangunan gedung rumah susun (rusun) itu memakan biaya Rp 14 miliar.

Pembangunan itu menggunakan anggaran multiyears.

Pembangunan dimulai pada bulan Juli 2020. Pembangunan rusun tiga lantai itu memakan waktu setahun dua bulan.

Tepatnya September 2021 bangunan tersebut rampung. Hanya saja saat ini masih ada sedikit perbaikan minor.

"Ini masih ada sedikit perbaikan. Nanti jika semua sudah benar-benar tidak ada perbaikan baru kita berikan ke pihak kampus," ucapnya.

Untuk regulasi serta biaya sewa rusun semuanya diserahkan pihak kampus. Pihaknya hanya membangun sampai jadi kemudian penyerahan kunci ke Kampus.

Halaman
12