Virus Corona di Balikpapan

Stok Vaksin di KKP Balikpapan Habis, Masyarakat Diimbau Kunjungi Sentra Vaksinasi Lain

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suasana di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Balikpapan, terlihat lengang setelah sebelumnya sempat ramai karena permintaan vaksinasi, Senin (18/10/2021).  TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kantor Kesehatan Pelabuhan atau KKP Balikpapan menghentikan sementara layanan vaksinasi untuk calon penumpang maupun masyarakat umum.

Demikian berlangsung sejak Jumat (15/10/2021) diakibatkan stok yang telah habis. Imbasnya seperti yang terlihat pada hari ini, Senin (18/10/2021), suasana KKP Balikpapan terpantau lengang.

Kepala KKP Balikpapan, Muhammad Zainul membenarkan penghentian sementara layanan vaksinasi. Setelah sebelumnya, pihaknya menyediakan setidaknya 500 dosis.

"Karena terhitung sejak hari Sabtu kemarin, Minggu, dan hari ini stok vaksin habis, kami tidak bisa melayani layanan vaksinasi yang dibutuhkan baik calon penumpang maupun masyarakat umum," ujar Zainul, Senin (18/10/2021).

Ditanya soal rata-rata, Zainul menjelaskan bahwa untuk Balikpapan sebanyak 500 dosis harian yang dibuka di areal Bandara SAMS Balikpapan dan Pelabuhan Semayang Balikpapan.

Baca juga: Gegara Vaksin Covid-19 Habis di KKP Balikpapan, Warga Kecewa Padahal Sudah Antre Lama

Baca juga: Capaian Vaksinasi Masih Rendah, KKP Balikpapan Salurkan 4 Ribu Dosis Vaksin untuk Pelajar

Baca juga: KKP Balikpapan Antisipasi Wabah Corona, Data Januari-Februari Ada 36 Pesawat dari Singapura

Termasuk di wilayah kerja Samboja dan Tanah Grogot, kata Zainul, yang menyediakan mulai 50 hingga 100 dosis harian.

"Dan juga ada mobil vaksinasi yang kita kerjasama dengan sekolah atau puskesmas, baik di kawasan Balikpapan atau di tempat lain," tandas Zainul.

Kembali soal stok vaksin yang habis, Zainul mengaku pihaknya tengah mengajukan penambahan vaksin ke Kementerian Kesehatan karena permintaan vaksinasi yang tinggi, khususnya di Kota Balikpapan.

"Kami berharap usulan yang kami sampaikan ke Kementrian Kesehatan dapat terealisasi dalam seminggu kedepan," cetusnya.

Oleh karenanya, mengingat stok vaksin yang belum tersedia, Zainul mengimbau masyarakat agar mengunjungi sentral vaksinasi lain. Seperti di BSCC Dome, Asrama Haji, maupun gerai vaksinasi milik TNI-Polri. (*)