Berita Nasional Terkini

Tegas, Listyo Sigit Tak Toleransi Kapolsek yang Lecehkan Anak Tahanan, Karir Polisi Berakhir Tragis

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kepala Divisi dan Pengamanan (Propam) Polri Irjen (Pol) Ferdy Sambo setelah mengadakan pertemuan dengan Komnas HAM, Selasa (19/10/2021) di Kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat. Ferdy mengatakan eks Kapolsek Parigi Moutong yang berbuat asusila akan diberhentikan tidak dengan hormat

Ditanya soal status Iptu IGDN yang baru dicopot dari jabatannya setelah tersandung kasus asusila, Kapolda Sulteng berjanji akan bertindak profesional dan berharap agar publik bersabar menunggu hasil pemeriksaan yang sedang berjalan.

Apabila memang dari hasil pemeriksaan dinyatakan bersalah, maka tentu pelaku akan diberi sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku,dan harus taat hukum.

"Tolong bersabar, semua sementara dalam proses, butuh waktu dan tidak boleh instan.

Kalau memang bersalah, maka harus bertanggung jawab dan taat hukum,"jelasnya.

Baca juga: Polisi Olah TKP Hotel di Samarinda, Tempat Wanita Banjarmasin Tewas Mengenaskan

Langsung Dimutasi

Seorang kepala kepolisian resor (Kapolsek) di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dimutasi setelah dilaporkan melecehkan anak dari seorang tersangka.

Saat ini perwira polisi berinisial IDGN itu bertugas di Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah.

"Terduga tersangka mulai saat itu langsung diberhentikan dari tugas sebagai Kapolsek.

Sekarang sebagai Yanma (Pelayanan Markas) di Polda Sulawesi Tengah," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulawesi Tengah Kombes Didik Supranoto, Senin (18/10/2021).

Didik mengatakan, kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan IDGN sudah diselidiki Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sulteng sejak Jumat (15/10/2021).

"Jadi sudah ada beberapa saksi yang kita periksa atau dimintai keterangan terkait dengan laporan tersebut, salah satunya pengelola penginapan tempat kejadian," kata Didik.

Baca juga: Tagar PercumaLaporPolisi Redup, Topik Satpam BCA Meroket, Warga Kaltim Diimbau Tidak Memperkeruh

Tim dari Polda Sulteng juga disebut akan memeriksa pelapor.

Sebagai informasi, IDGN dituding melecehkan anak seorang tersangka kasus dugaan pencurian ternak.

Agar permintaannya dituruti, IDGN menjanjikan akan membebaskan ayah korban.

Namun, setelah permintaan oknum Kapolsek itu dipenuhi, ayah korban tidak kunjung dibebaskan. (*)